China Malah Mencak-mencak Alat Tes Covid-19 Buatannya Dinilai Tak Layak Pakai dan Dikembalikan India

India telah membatalkan pesanan sekitar 500.000 alat tes Covid-19 dari China, setelah ditemukan ada "kecacatan". Hal itu membuat China marah

JU PENG / XINHUA / AFP
Foto ini dirilis pada 10 Februari 2020 oleh Kantor Berita Xinhua China menunjukkan Presiden China, Xi Jinping (kiri) mengenakan masker pelindung saat pejabat kesehatan memeriksa suhu tubuhnya selama inspeksi novel pencegahan dan pengendalian kerja coronavirus pneumonia di Komunitas Anhuali di Beijing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wabah Virus Corona juga membuat ketegangan antara negara. Baru-baru ini, hubungan China dan India memanas lantaran alat kesehatan yang diimpor India dari China disebut tak layak.

Bukannya meminta maaf, China malah mengecam keputusan India yang batalkan pemakaian alat tes Covid-19 buatan China, karena dianggap produk cacat.

Pihak China mengatakan keputusan India itu tidak adil dan tidak bertanggung jawab, yang semakin memanaskan tensi antara kedua negara.

Dewan Penelitian Medis India (ICMR), dewan utama yang menangani wabah virus corona di India, pada Senin (27/4/2020) mengatakan, mereka berencana mengembalikan alat- alat tes Covid-19 tersebut.

Pesanan dari 2 perusahaan China itu hendak dikembalikan karena akurasi yang buruk.

Petugas medis mengambil sampel darah jurnalis saat Rapid Test Covid-19
Petugas medis mengambil sampel darah jurnalis saat Rapid Test Covid-19 (Sokumentasi Tribunnews / Irwan Rismawan)

Kedutaan besar China mengatakan sangat prihatin dengan keputusan India.

Sementara itu otoritas China telah memvalidasi peralatan yang diproduksi oleh dua perusahaan, Guangzhou Wondfo Biotech dan Zhuhau Livzon Diagnostics.

"Tidak adil dan tidak bertanggung jawab bagi individu tertentu untuk menyebut produk China 'cacat' dan melihat masalah dengan prasangka pre-emptive," kata juru bicara kedutaan besar Ji Rong dalam sebuah pernyataan.

Dilansir dari Reuters Selasa (28/4/2020), China telah mengekspor alat tes virus corona ke beberapa negara di Eropa, Asia, dan Amerika Latin tanpa masalah, kata perempuan tersebut.

Ji melanjutkan, China berusaha membantu India menangani Covid-19 dengan tindakan nyata dan memastikan kualitas ekspor menjadi prioritas para produsen.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved