Breaking News:

Duh, Rapid Test Semua Penumpang Dalam Satu Mobil Positif, Mudik dari Jakarta ke Cilacap Pakai Travel

Seluruh penumpang dalam satu mobil travel yang berjumlah delapan orang, hasil rapid test-nya positif. Kedelapan penumpang tersebut kini berstatus PDP

Editor: Nurul Qomariah
Kompasiana.Com
Ilustrasi mobil travel 

TRIBUNPEKANBARU.COM, CILACAP - Hasil rapid test seluruh penumpang dalam satu mobil travel yang berjumlah delapan orang, positif.

Kedelapan orang yang datang dari Jakarta tersebut ditetapkan berstatus Pasien Dalam Pengawasan atau PDP Covid-19.

Semua penumpang travel itu adalah warga Kecamatan Cimanggu Cilacap.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi menyatakan delapan warga Kecamatan Cimanggu berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Awalnya, diketahui setelah satu dari delapan orang itu ditest melalui rapid test hasilnya positif.

Hashtag #BupatiKlatenMemalukan Jadi Trending Twitter Nomor 1, Kenapa Ya?

DPRD Belum Terima Hasil Laporan Penyesuaian APBD untuk Tangani Covid-19 dari Pemkab Bengkalis Riau

Swab Pertama Wali Kota Palangkaraya Negatif karena Masa Inkubasi, Hasil Sampel Kedua Positif Corona

Kemudian satu pasien itu mengaku kepada tim medis, kalau selama perjalanan pulang dari Jakarta, dia mengendarai mobil travel berisi delapan orang.

Delapan orang itu lalu ikut menjalani rapid test dan hasilnya semua positif.

Pramesti Griana Dewi menegaskan, hasil rapid test tidak bisa digunakan untuk menentukan pasien positif corona.

"Kalau hasil rapid test positif, harus diulang swab," ujarnya

"Kalau hasil swab positif baru kami umumkan," tambah Pramesti.

"Kemudian yang negatif jangan senang dahulu,"ujarnya.

"Kalau muncul gejala ya harus diswab," terangnya, Minggu (26/4/2020).

Menurut Pramesti, sebaiknya memang warga perantau menunda mudik untuk menghindari penularan virus corona.

Namun kalau memang tidak ada larangan tegas, sebaiknya perantau memperhatikan langkah pencegahan virus corona.

Agar tidak terjadi apa yang dialami delapan pemudik asal Cimanggu Kabupaten Cilacap tersebut.

Saat kini, tutur Pramesti, delapan PDP asal Cimanggu tersebut dalam kondisi sehat.

"Semuanya sehat, hanya menunggu hasil swab di RSUD Majenang," jelasnya.

Pramesti menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap juga mencatat terdapat 15 warga Cilacap yang mengikuti Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan.

Belasan warga tersebut berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Cilacap.

Sembilan orang dari Kecamatan Dayeuhluhur, dua orang dari Cilacap Selatan, dua orang dari Cilacap Tengah, dan satu orang dari Gandrumangu.

Kepala Dinkes Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi menerangkan, setelah pulang dari Gowa, 15 warga tersebut jalani rapid test.

"Yang rapid test positif hanya dua orang. Keduanya sudah diisolasi di RSUD Cilacap," kata Pramesti.

Dengan demikian, berarti 13 orang hasilnya negatif.

Kendati hasil rapid test negatif, 13 orang tersebut tetap diisolasi.

"Semua diisolasi. Sebagian diisolasi di Graha Darusalam, sebagian lagi diisolasi mandiri rumah," tambah Pramesti.

Pramesti menegaskan, apabila hasil rapid test positif, maka harus diulang swab.

Kalau hasil swab positif, baru diumumkan pasien tersebut positif corona atau Covid-19.

Begitu juga dengan hasil rapid test yang negatif.

Apabila muncul gejala Covid-19, harus dilakukan swab.

Hasil swab tersebut yang menentukan pasien positif atau negatif corona.
(Tribunbanyumas.com/Muhammad Yunan Setiawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunbanyumas.com dengan judul Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved