Reaksi Berlebihan Warga, 3 Perawat Diusir dari Kosan, Terpaksa Nginap di RS
Miris, 3 perawat ini terpaksa menginap di rumah sakit tempat mereka bekerja. Alasannya mereka telah diusir dari kosan. Diduga warga khawatir
TRIBUNPEKANBARU.COM- Miris yang dialami 3 perawat ini. Mereka terpaksa menginap di rumah sakit karena diduga diusir dari kosannya.
Alasan pengusiran tersebut diduga karena adanya kekhawatiran warga terhadap 3 perawat tersebut.
Khawatir akan menyebarkan virus corona yang kini mewabah di Indonesia.
Beruntung pihak rumah sakit bersedia memberikan tempat bagi tiga perawat tersebut.
• Putar Otak di Tengah Pandemi Virus Corona, Pesepakbola Ini Pilih Jualan Sate, Hingga Berkembang
• Sempat Masuk ODP, Walikota Palangkara Dinyatakan Positif Virus Corona
• Tak Terima Penyelidikan Asal Wabah Virus Corona Dilakukan, China Ancam Boikot Australia
Peristiwa itu membuat pihak RS sangat menyayangkannya. Terkait dengan reaksi berlebih warga.
Tiga perawat tersebut kini menginap di RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah.
Hal itu dilakukan karena mereka diusir oleh pemilik indekos yang ditempati sebelumnya di kawasan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Direktur RSUD Bung Karno Solo Wahyu Indianto mengatakan, akibat diusir itu ketiga perawat tersebut untuk sementara tinggal di lantai lima rumah sakit.
Di lantai lima yang dipersiapkan itu, menurutnya dapat digunakan untuk menampung sekitar 40 orang.
"Sekarang mereka tinggal sementara di rumah sakit. Di sana masih ada ruang yang bisa dipakai untuk menampung mereka," tutur dia, Senin (27/4/2020).
Menurutnya, ketakutan warga terhadap keberadaan para perawat tersebut dianggap tidak masuk akal.
Sebab, mereka saat menangani pasien sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri yang maksimal.
• Cegah Penyebaran Virus Corona di Pekanbaru, Driver Ojol Mitra Maxim Dukung PSBB
• Takut Keluarga Kena Virus Corona,Usai Dari Luar Kota Pria Ini Lakukan Karantina Mandiri di Hutan
"Keluar masuk area isolasi sudah mandi. Karena alurnya sudah jelas. Jadi, ketakutan warga itu tidak masuk akal," ungkap dia.
Karena itu, ia sangat menyayangkan reaksi berlebihan dari warga tersebut.
Terlebih, selama ini mereka sudah berjuang untuk membantu keselamatan para pasien yang sakit.
Terpisah, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo juga menyesalkan sikap warga yang melakukan penolakan dan pengusiran terhadap tempat tinggal perawat itu.
Bahkan, ia menilai perbuatan warga tersebut dianggap sudah keterlaluan dan tidak manusiawi.
"Tidak manusiawi kalau sampai ada perawat ditolak dalam satu daerah itu. Itu keterlaluan," terang Rudy.
Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor : Dony Aprian
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Diusir dari Indekos, 3 Perawat di Solo Kini Tinggal di Rumah Sakit
• Deretan Masker Unik di Tengah Wabah Corona, Nomor Terakhir Dijamin Buat Pria Enggan Melepaskannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ruang-icu-di-tower-7-wisma-atlet.jpg)