Breaking News:

Bengkalis

Pemenang Tender Gagal Penuhi Kontrak, Disdagperin Bengkalis Batalkan Pasar Murah Reguler Tahun Ini

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bengkalis membatalkan pasar murah reguler karena kontraktor pelaksana tak dapat memenuhi kontrak yang ada

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
dokumentasi
Indra Gunawan saat mematau ketersediakan Bapokting Bengkalis Beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis memastikan pembatalan pasar murah reguler yang seharusnya digelar April ini. "Kita batalkan pelaksanaannya karena pemenang tender kegiatan ini, tidak dapat memenuhi kontraknya untuk melaksanakan pasar murah," ungkap Kepala Disdagperin Bengkalis Indra Gunawan, Rabu (29/4)..

Dengan dibatalkannya pasar murah reguler yang dilaksanakan di bulan Ramadan dan menjadi agenda rutin Disdagperin ini,maka perusahaan pemenang lelang pelaksanaan pasa murah ini akan diblacklist oleh Disdagperin Bengkalis. Untuk pelaksanaan ke depannya, perusahaan-perusahaan itu tidak bisa mengikuti tender pasar murah lagi.

Sesuai kontrak seharusnya pemenang pengadaan pasar murah reguler ini menyediakan bahan pokok penting yang tertera dikontrak yang ditawarkan. Di antaranya gula yang akan dibagikan pada pasar murah reguler ini.

Dalam kontrak pelaksanaan pasar murah tersebut, gula yang akan disalurkan kepada penerima gula adalah gula dengan merek tertentu.

PDP Bengkalis Bertambah 2 Orang yang Pria Baru Pulang dari Semarang,Satu PDP yang Lain Sudah Sembuh

DPRD Belum Terima Hasil Laporan Penyesuaian APBD untuk Tangani Covid-19 dari Pemkab Bengkalis Riau

Namun kondisi saat ini gula dengan merek tersebut sangat sulit di dapatkan oleh pihak pemenang tender tersebut..

Pasar murah reguler ini direncanakan untuk warga kurang mampu diseluruh kecamatan yang ada di Bengkalis.

Dengan jumlah paket yang disediakan sebanyak 30.470 paket yang akan tersebar di sebelas kecamatan.

Paket pasar murah tersebut berisi bahan pokok berupa beras sebanyak 10 kilogram, minyak goreng sebanyak 2 liter dan Gula pasir sebanyak 2 kilogram. Namun dengan gagalnya pemenang kegiatan ini memenuhi kontrak sehingga kegiatan ini dibatalkan.

Sebagai solusinya Disdagperin Bengkalis saat ini mengesah pelaksanaan pasar murah dampak Covid 19. Dimana ini pihaknya sedang melakukan pendataan pihak pihak yang terdampak Covid 19 di Bengkalis.

"Setelah terdata dalam waktu dekat kita akan salurkan pasar murah untuk dampak Covid-19 ini," terang Indra.

Jika Tak Terlalu Penting Jangan Pergi ke Dumai, Imbauan Pemkab Terhadap Masyarakat Bengkalis

Pelaksanaan pasar murah untuk dampak Covid 19 Disdagperin Bengkalis bekerjasama dengan Bulog Bengkalis dalam pengadaan paketnya pasar murah tersebut. Dengan jumlah anggaran sebesar 28 miliar rupiah untuk tiga kali pelaksanaan pasar murah yang akan dilaksanakan.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved