Breaking News:

Ramadhan 2020

Mutiara Ramadhan : Virus Corona Mengajak Umat Kembali kepada Allah SWT

Tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka” perlu kita renungi, bagaimanakah cara bertasbih dan beribadahnya virus corona?

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Mutiara Ramadhan : Virus Corona Mengajak Umat Kembali kepada Allah SWT 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mutiara Ramadhan kali ini akan disampaikan oleh Ustadsz DR.Nurhadi S.Pdi SE Sy. S Sy. M Sy. MH. M Pd dan akan berbicara tentang virus corona.

Akal berkata, pikiran berbicara, hati merasa dan ilmu pengetahun berujar, bahwa alam semesta itu pasti ada yang menciptakan. Diantara bahagian dari alam semesta adalah langit dan bumi, juga ada penciptanya.

Keimanan dan ilmu pengetahuan menjawab bahwasaanya yang menciptakan alam semesta dan juga lagit dan bumi adalah sesuatu yang maha hebat dan kuasa, tentu dalam Islam tidak yang seperti itu kecuali Allah Jalla wa Azza (laa ilaaha illa Allah).

Hal ini disinggung Allah dalam firmannya surah al-Imran ayat 190:

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal”.

Maknanya bagi orang yang berakal, akan meyakini bahwa Allah lah satu-satunya penciptanya dan pengaturnya.

Selanjutnya diayat 191 nya Allah mengatakan bahwa yang meyakini dan mengimani akan ketuhanan Allah swt, dengan selalu mengingat Allah setiap aspek dan gerak-gerik kehidupanya, baik ketika berdiri, duduk atau berbaring, sehingga masuk dalam relung hati yang paling dalam, Zauq (rasa) yang sangat merindukan, pasti Allah mempunyai tujuan sendiri terhadap apapun yang diciptakannya, termasuk virus corona.

Semua makhluk di alam semesta ini bertasbih dan memuji Allah, hal itu dijelaskan dibanyak firman Allah, misalnya surah al-Nur ayat 41:

“Tidaklah kamu tahu bahwasanya kepada Allah lah bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya (Masing-masing makhluk mengetahui cara shalat dan tasbih kepada Allah dengan ilham dari Allah), dan Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan”.

Menurut Imam Ibnu Katsir, makna dari: “kepada Allah lah bertasbih apa yang di langit dan di bumi” adalah “Allah mengabarkan bahwa segala yang berada di langit dan di bumi dari malaikat, manusia, jin, dan hewan hingga benda mati, semuanya bertasbih kepada Allah”.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved