Tembilahan

Agar Data Penerima Bansos Dampak Covid-19 Sinkron & Valid, Masyarakat Belum Terdata Diimbau Melapor

Bupati Inhil HM Wardan mengimbau masyarakat yang belum terdata atau belum masuk data calon penerima bantuan sosial maka segera melapor ke RT atau RW

TRIBUN PEKANBARU /TMUHAMMADFADHIL
Bupati Inhil HM Wardan didampingi Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal dan Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK dalam rapat sinkronisasi data penerima bantuan sosial dampak covid 19 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Inhil, Kamis (30/4) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih terus melakukan proses validasi data calon penerima bantuan sosial (bansos) masyarakat terdampak Covid-19. Gugus tugas ingin memastikan bahwa bantuan sosial nanti akan tersalurkan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih 

Bupati Inhil HM Wardan mengimbau masyarakat yang merasa belum terdata atau belum masuk data calon penerima bantuan sosial, dipersilakan melaporkan diri kepada Ketua RT atau Ketua RW masing-masing.

“Data hasil verifikasi di tingkat Gugus Tugas Kabupaten Inhil telah diserahkan kepada Camat, Lurah, RW dan RT untuk dilakukan pendataan kembali. Setelah itu, pihak Camat dan Lurah akan melakukan verifikasi,” ungkap Bupati dalam rapat sinkronisasi data penerima bantuan sosial di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Inhil, Kamis (30/4) malam.

Masih Banyak Bandel Di Tembilahan, Petugas Mulai Razia Masyarakat yang Tidak Menggunakan Masker

Hasil Rapid Test Reaktif, Satu Warga Keritang Diisolasi ke RSUD Puri Husada Tembilahan Riau

Selanjutnya, dijelaskan Ketua Gugus Tugas Kabupaten Inhil ini, data calon penerima bantuan sosial yang telah diverifikasi akan dimasukkan ke dalam aplikasi yang sudah dipersiapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil.

“Dengan alur proses yang seperti ini, kita berharap kesalahan data, tumpang tindih data atau bantuan yang tidak tepat sasaran bisa dieliminasi,” kata Bupati.

Selain bantuan sosial bagi masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19, terdapat juga bantuan berupa kartu pra kerja yang menyasar para pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat bencana Covid-19.

Keseluruhan bantuan dalam masa bencana Covid-19 yang akan disalurkan itu disebut sebagai "Bantuan Sosial Terpadu".

Sudah Tiga Hari Satu PDP di Tembilahan Riau Diisolasi di RSUD Puri Husada

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan, data yang dihimpun dalam satu basis data menggunakan sistem elektronik nantinya akan menampung seluruh data berbagai jenis bantuan sosial, mulai dari bantuan sosial bagi masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19 serta kartu pra kerja.

“Sehingga saat bantuan disalurkan sistem akan langsung mengidentifikasi warga penerima bantuan melalui aplikasi. Tujuannya sama, agar tidak ada masyarakat yang memperoleh bantuan double,” ujar Wakil Ketua Gugus Tugas covid 19 Kabupaten Inhil ini.

Kapolres mengungkapkan, pihak Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Inhil akan terus menggesa proses verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan sosial sehingga bantuan tersebut dapat segera dikucurkan.

Untuk diketahui, pada rapat kali ini Gugus Tugas mengumpulkan beberapa pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan dan masing - masing perwakilan Camat, Lurah hingga Ketua RT dan RW.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved