Breaking News:

Penerapan PSBB se Riau

BREAKING NEWS: SELURUH Kabupaten dan Kota di Riau Terapkan PSBB, Pemprov Kirim Proposal ke Kemenkes

Kami berharap dukungan bupati dan walikota se Provinsi Riau agar PSBB ini bisa berjalan sempurna sesuai harapan kita. Jadi kalau sudah disetujui

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
BREAKING NEWS: SELURUH Kabupaten dan Kota di Riau Terapkan PSBB, Pemprov Kirim Proposal ke Kemenkes 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan segera mengusulkan pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) se Provinsi Riau.

Saat ini proses penyusunan proposal dan kajian usulan PSBB se Provinsi Riau sedang disusun oleh stafnya dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari kedepan.

"Berdasarkan hasil kajian dari Fakultas Kedokteran UNRI dan Ahli Medis serta Ahli Epidemiologi di Riau mereka merekomendasikan bahwa untuk menuntaskan penularan Covid-19 ini harus dilakukan PSBB se Provinsi Riau," kata Gubri Syamsuar usai menggelar pertemuan dengan Walikota Pekanbaru di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Jumat (1/5/2020).

"Alhamdulillah kami semua gugus tugas dan forkopimda dan universitas serta tokoh agama di Riau mendukung pelaksanaan PSBB di Provinsi Riau. Kami sudah tugas kan staf kami untuk mempersiapkan proposal dengan melaporkan kajian untuk disampaikan ke Kemenkes. Harapan kita dalam waktu yang tidak lama Riau bisa melaksanakan PSBB se provinsi," imbuhnya.

Jika PSBB Provinsi Riau sudah disetujui oleh Kemenkes, maka seluruh kabupaten Kota akan melaksanakan hal sama, sehingga tidak ada alasan lagi bagi daerah untuk tidak melaksanakan PSBB.

"Kami berharap dukungan bupati dan walikota se Provinsi Riau agar PSBB ini bisa berjalan sempurna sesuai harapan kita. Jadi kalau sudah disetujui oleh Kemenkes, maka seluruh daerah di Riau nanti akan melaksanakan PSBB seperti yang sudah dilaksanakan di Kota Pekanbaru," ujarnya.

Sambil menunggu persetujuan dari Kemenkes terkait pelaksanaan PSBB di Riau, Syamsuar menginstruksikan kepada seluruh bupati dan walikota agar mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sebab saat PSBB di Riau sudah dilaksanakan maka akan ada aturan yang diberlakukan terkait pembatasan aktifitas masyarakat.

Jika ada yang melanggar, sanksi hukum pun akan menanti.

"Kita sudah minta masukan dari penegak hukum, baik dari Kapolda dan Kejaksaaan terkait dengan saksi hukum. Nanti akan kita sempurkan dalam Pegub kita. Termasuk dalamn saksi hukumnya, dan ini berlaku se provinsi Riau," katanya.

PSBB di Riau - Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved