Breaking News:

Berita Rohul

KODE KERAS! Warga Sumbangi BUPATI dan Sekdakab serta Anggota DPRD Rohul Beras Tiga Sendok dan Telur

Kami datang ke DPRD Rohul ini untuk memberikan sumbangan sembako sebagai bentuk kritik atas lambannya kinerja eksektutif dan legislatif, yusikatif

Penulis: Syahrul | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
KODE KERAS! Warga Sumbangi BUPATI dan Sekdakab serta Anggota DPRD Rohul Beras Tiga Sendok dan Telur. Foto : Sejumlah masyarakat dengan nama Persatuan Masyarakat Indonesia (PMI) Perjuangan menyerahkan sumbangan sembako sebagai kritik atas lambannya penanganan Covid-19 di Rokan Hulu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Sejumlah masyarakat Rokan Hulu mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Rokan Hulu pada Kamis (30/4/2020).

Masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Indonesia (PMI) Perjuangan mendatangi gedung dewan tersebut untuk memberikan sumbangan sembako.

Perwakilan PMI Perjuangan Umri mengatakan, bantuan sembako yang sudah diberi nama masing-masing anggota dewan dan penerima lainnya itu berupa beras tiga sendok, masker satu helai, telur puyuh dua butir dan mie instan satu bungkus sebagai bentuk kritik dan sindiran atas lambannya kinerja pemerintah termasuk legislatif dalam melakukan penanganan covid-19 di Rokan Hulu.

"Kami datang ke DPRD Rohul ini untuk memberikan sumbangan sembako sebagai bentuk kritik atas lambannya kinerja eksektutif, yudikatif dan legislatif di Rokan Hulu," kata dia.

Bantuan yang dilabeli tulisan 'Biaya Anggaran Rp. 12,6 R (Tanpa Mark Up)' itu diberi pesan 'Dari Anggaran Dapur Rakyat Jangan Rebutan, Malu Kita' itu diserahkan secara simbolik kepada Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra di ruangan kerjanya.

Umri menegaskan, sumbangan tersebut adalah bentuk keresahan atas lambatnya kinerja pemerintah dalam merespon kebutuhan masyarakat.

Umri menilai, Pemkab Rohul sudah mencairkan anggaran penanganan covid-19 tahap pertama sebesar Rp. 12,6 Miliar.

Namun, bagaimana penggunaannya masih belum jelas dan belum dirasakan oleh masyarakat terdampak covid-19 di Rokan Hulu.

"Anggaran yang disiapkan sudah ada. Statemen Bupati Rohul Sukiman di media juga sudah disampaikan, bahwa anggaran miliaran itu untuk membantu kesulitan masyarakat," jelasnya.

"Tapi mana? Sampai saat ini, masyarakat masih kesulitan dan bertanya, mana bantuan dari pemerintah untuk kami masyarakat. Jangan-jangan, uang miliaran itu cuma sekedar omongan saja," tambah Umri.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved