MERASA Terhina Disumbangi Beras 3 Sendok dan Telur Puyuh 2 Butir, Wakil Rakyat Banting Paket Sembako

Topan yang bahkan membanting paket sembako atas namanya tersebut merasa dihina dengan kritikan yang disampaikan oleh masyarakat tersebut.

TRIBUNNEWS.COM/IST
MERASA Terhina Disumbangi Beras 3 Sendok dan Telur Puyuh 2 Butir, Wakil Rakyat Banting Paket Sembako. Foto: Ilustrasi paket sembako 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Kritikan untuk mengingatkan wakil rakyat dan bupati Rokan Hulu dari warga ternyata tidak disambut baik oleh wakil rakyat.

Kritikan berupa sumbangan kepada wakil rakyat itu dituding wakil rakyat sebagai bentuk penghinaan bukan sindiran atau mengingatkan.

Seolah lupa bahwa ia duduk di kursi kursi rakyat atas pilihan rakyat, kritikan warga dianggapnya penghinaan dan sembako yang diberikan warga pun dibanting.

Kejadian itu berawal dari sejumlah masyarakat Rokan Hulu mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Rokan Hulu pada Kamis (30/4/2020).

Masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Indonesia (PMI) Perjuangan mendatangi gedung dewan tersebut untuk memberikan sumbangan sembako.

Perwakilan PMI Perjuangan Umri mengatakan, bantuan sembako yang sudah diberi nama masing-masing anggota dewan dan penerima lainnya itu berupa beras tiga sendok, masker satu helai, telur puyuh dua butir dan mie instan satu bungkus sebagai bentuk kritik dan sindiran atas lambannya kinerja pemerintah termasuk legislatif dalam melakukan penanganan covid-19 di Rokan Hulu.

"Kami datang ke DPRD Rohul ini untuk memberikan sumbangan sembako sebagai bentuk kritik atas lambannya kinerja eksektutif, yudikatif dan legislatif di Rokan Hulu," kata dia.

Bantuan yang dilabeli tulisan 'Biaya Anggaran Rp. 12,6 R (Tanpa Mark Up)' itu diberi pesan 'Dari Anggaran Dapur Rakyat Jangan Rebutan, Malu Kita' itu diserahkan secara simbolik kepada Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra di ruangan kerjanya.

Umri menegaskan, sumbangan tersebut adalah bentuk keresahan atas lambatnya kinerja pemerintah dalam merespon kebutuhan masyarakat.

Umri menilai, Pemkab Rohul sudah mencairkan anggaran penanganan covid-19 tahap pertama sebesar Rp. 12,6 Miliar.

Halaman
123
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved