Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Inilah 6 Orang yang Merugi Saat Bulan Ramadhan, Berikut Penjelasan Ustadz H M Kurnia Lc MA

Bulan Ramadan adalah anugerah yang sangat besar bagi kita umat Nabi Muhammad maka seolah-olah Allah ingin memberikan kita kesempatan

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Warga tengah menjalankan ibadah di Masjid Agung An Nur Pekanbaru, Kamis (1/6/2017). Pada bulan Ramadhan, kegiatan ibadah maupun hanya sekedar beristirahat di masjid meningkat sembari menunggu waktu berbuka puasa. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من لم يدع قول الزور والعمل به والجهل فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه

“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengerjakannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. al-Bukhari no. 5710)

3. Mereka yang melalaikan ibadah sholat baik fardhu maupun sunnah karena kemalasan sehingga tidak mau mengerjakannya. Karena banyak kesempatan baik yang Allah tawarkan dilewati dengan sia-sia saja tanpa beramal. Padahal kalau di bulan Ramadan saja malas dalam beribadah maka di bulan lain pasti akan lebih malas lagi beribadahnya.

4. Mereka yang menyia-nyiakan waktu di bulan Ramadan ini dengan banyak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti memperbanyak tidur, bermain game, aktif di media sosial, jalan-jalan tidak berfaedah, menonton televisi, dan lain sebagainya.

Barangkali mereka inilah yang disabdakan Nabi Muhammad bahwa
“Betapa banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan haus dan lapar, dan betapa banyak orang yang sholat malam hanya begadang saja.” (HR. Ahmad no. 8843)

5. Mereka yang mengabaikan Al-Quran, sehingga mereka tidak membacanya, mentadabburinya, apa lagi mengamalkannya.

Padahal bulan Ramadan identik dengan bulan Al-Quran, maka idealnya harus tumbuh dan bertambah rasa cinta kita kepada Al-Quran.

6. Mereka yang bersemangat dalam menjalani puasa namun hanya di mulut saja. Bahkan mungkin hanya di beberapa hari pertama saja. Padahal sudah bertekad untuk bertaubat dan istiqomah, namun di tengah jalan putus asa dan menyerah bahkan kehilangan semangat lalu kemudian berpaling dari nilai-nilai kebaikan dan justru melalaikannya begitu saja sehingga hari-hari yang berlalu selama Ramadan tidak meninggalkan bekas dan dampak yang positif dalam kehidupannya.

Demikianlah beberapa poin yang harus kita hindari agar kita tidak tergolong orang-orang yang merugi dalam menghadapi bulan Ramadan, terlebih di tengah pandemi wabah saat ini.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved