Breaking News:

Ramadhan 2020

Tadarus Surat-surat dalam Juz Amma atau Juz 30 pada Malam Ramadhan dalam Bahasa Arab dan Artinya

Tadarus Alquran oleh umat Islam bisa dilakukan kapan saja, namun lebih intens dilakukan pada bulan Ramadhan untuk menyemarakkan Ramadhan.

TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY
Tadarus Surat-surat dalam Juz Amma atau Juz 30 pada Malam Ramadhan dalam Bahasa Arab dan Artinya. Foto: Seorang anak sedang tadarus Alquran. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Allah SWT memberikan pahala bagi umat Islam yang membaca atau tadarus Alquran walau satu huruf, dan pahala membaca Alquran dilipat gandakan pada bulan Ramadhan.

Tadarus Alquran oleh umat Islam bisa dilakukan kapan saja, namun lebih intens dilakukan pada bulan Ramadhan untuk menyemarakkan Ramadhan.

Bahkan pada bulan Ramadhan umat Islam berlomba-lomba mengkhatamkan Alquran, tidak saja satu kali khatam namun berkali-kali dengan cara tadarus Alquran dalam waktu senggang sepanjang hari-hari Ramadhan.

Tadarus Alquran bisa bisa dilakukan sendiri atau bersama-sama dengan keluarga saat wabah Virus Corona atau Covid-19 melanda ini.

Berikut kami persembahkan surat-surat yang ada dalam juz amma atau juz 30 untuk tadarus Alquran.

Juz Amma diambil dari kata pertama Juz 30 yaitu "Ammayatatsa'aluun" pada surat An-Naba.

Sebagian besar dari Juz Amma adalah surat-surat yang turun di Makkah atau golongan Makiyyah dan memiliki ayat yang pendek-pendek.

Berikut 5 surat dari Juz 30 yang dapat anda baca untuk sehari-hari.

Berikut Bacaan Surat Al-Kautsar Latin, Arab dan Artinya

بسم الله الرحمن الرحيم

bismillahirohmanirohim

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ

1. Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

2. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ

3. Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).

Berikut Bacaan Surat At-Takatsur Latin, Arab dan Artinya Lengkap

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

bismillahirohmanirohim

اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُۙ

al-hākumut-takāṡur

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,

حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَۗ

ḥattā zurtumul-maqābir

2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَۙ

kallā saufa ta'lamụn

3. Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُوْنَ

ṡumma kallā saufa ta'lamụn

4. kemudian sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui.

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُوْنَ عِلْمَ الْيَقِيْنِۗ

kallā lau ta'lamụna 'ilmal-yaqīn

5. Sekali-kali tidak! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti,

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيْمَۙ

latarawunnal-jaḥīm

6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahim,

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِيْنِۙ

ṡumma latarawunnahā 'ainal-yaqīn

7. kemudian kamu benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ

ṡumma latus`alunna yauma`iżin 'anin-na'īm

8. kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).

Berikut Surat An-Nas Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan Indonesia

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

bismillahirohmanirohim

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

qul a'ụżu birabbin-nās

1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,

مَلِكِ النَّاسِۙ

malikin-nās

2. Raja manusia,

اِلٰهِ النَّاسِۙ

ilāhin-nās

3. sembahan manusia,

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

min syarril-waswāsil-khannās

4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās

5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

minal-jinnati wan-nās

6. dari (golongan) jin dan manusia.”

Berikut bacaan Surat Al-Lahab arab, latin dan artinya

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirohmanirohim

تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ

tabbat yadā abī lahabiw wa tabb

1. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!

مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ

mā agnā 'an-hu māluhụ wa mā kasab

2. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.

سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ

sayaṣlā nāran żāta lahab

3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).

وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ

wamra`atuh, ḥammālatal-ḥaṭab

4. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).

فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ

fī jīdihā ḥablum mim masad

5. Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.

Berikut bacaan Surat Asy-Syams arab, latin dan terjemahan Lengkap:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahirrahmaanirrahiim

وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ

wasy-syamsi wa ḍuḥāhā

1. Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,

وَالْقَمَرِ اِذَا تَلٰىهَاۖ

wal-qamari iżā talāhā

2. demi bulan apabila mengiringinya,

وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ

wan-nahāri iżā jallāhā

3. demi siang apabila menampakkannya,

وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىهَاۖ

wal-laili iżā yagsyāhā

4. demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),

وَالسَّمَاۤءِ وَمَا بَنٰىهَاۖ

was-samā`i wa mā banāhā

5. demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),

وَالْاَرْضِ وَمَا طَحٰىهَاۖ

wal-arḍi wa mā ṭaḥāhā

6. demi bumi serta penghamparannya,

وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ

wa nafsiw wa mā sawwāhā

7. demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ

fa al-hamahā fujụrahā wa taqwāhā

8. maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,

قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ

qad aflaḥa man zakkāhā

9. sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),

وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ

wa qad khāba man dassāhā

10. dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِطَغْوٰىهَآ ۖ

każżabaṡ ṡamụdu biṭagwāhā

11. (Kaum) samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),

اِذِ انْۢبَعَثَ اَشْقٰىهَاۖ

iżimba'aṡa asyqāhā

12. ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,

فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقْيٰهَاۗ

fa qāla lahum rasụlullāhi nāqatallāhi wa suqyāhā

13. lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, “(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya.”

فَكَذَّبُوْهُ فَعَقَرُوْهَاۖ فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْۢبِهِمْ فَسَوّٰىهَاۖ

fa każżabụhu fa 'aqarụhā fa damdama 'alaihim rabbuhum biżambihim fa sawwāhā

14. Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah),

وَلَا يَخَافُ عُقْبٰهَا

wa lā yakhāfu 'uqbāhā

15. dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.

( Tribunpekanbaru.com )

Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved