Berita Riau

DRAMATIS Hampir 10 Jam Evakuasi Harimau di Riau,Dibius, Dibawa Lewat Darat dan Jalur Laut ke Sumbar

Tim BBKSDA Riau melakukan evakuasi harimau sumatera di Pelangiran Inhil. evakuasi berlangsung dramatis berlangsung hingga 10 jam.

tribunpekanbaru.com
Harimau Sumatera 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELANGIRAN - Konflik antara harimau sumatera dan manusia kerap terjadi Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau.

Tak jarang, bahkan timbul korban nyawa di pihak manusia.

Sebagai upaya tindak lanjut penanganan konflik hewan liar dan manusia di wilayah itu, BBKSDA Riau melakukan evakuasi satu ekor harimau sumatera.

Evakuasi dilakukan dari wilayah PT Riau Indo Agro Palma (RIA), Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, Sabtu (2/5/2020) lalu.

Evakusi berlangsung dramatis.

Bupati Yopi Cek Pos di Perbatasan Inhu - Kuansing Riau, Minta Warga Ikuti Imbauan Pemerintah

KOCAR Kacir Konvoi Siswa SMA Rayakan Kelulusan Dibubarkan Satlantas Polres Bengkalis Riau

26 Aturan Aneh di Korut Bikin Geleng Kepala, Dilarang Pakai Kondom hingga Larangan Minum Coca Cola

Tidak mudah bagi Tim BBKSDA Riau yang dipimpin oleh Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, untuk mengamankan hewan buas bernama latin Panthera Tigris Sumatrae tersebut.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, SIK melalui Kassubag Humas Polres Inhil AKP Warno, menjelaskan, awalnya si belang berhasil ditangkap dengan menggunakan perangkap atau box trap.

Perangkap dipasang oleh BBKSDA Riau bersama dengan HSE Arara Abadi di Petak 0226 Kanal Sekunder 41 D PT RIA Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil.

Harimau sumatera itu masuk perangkap sekira pukul 09.00 WIB.

Meski demikian, si belang baru bisa dievakuasi oleh tim 10 jam kemudian, sekitar pukul 18.30 WIB.

Halaman
1234
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved