Tembilahan

Kecamatan Di Inhil Diperbolehkan Meniadakan Hari Pasar Untuk Cegah Covid-9

Kegiatan hari pasar atau pekan pasar di Inhil menurut Gugus Tugas dapat dihentikan sementara oleh pihak kecamatan guna memutus mata rantai Covid-19

TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Petugas Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau dengan menggunakan kostum superhero melakukan sosialisasi pencegahan Coronavirus Disease (Covid-19) di Pasar Agus Salim, Pekanbaru, Kamis (23/4/2020). Kegiatan sosialisasi sekaligus pembagian masker dilakukan guna memberikan informasi terkait cara pencegahan COVID-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Gugus Tugas Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperbolehkan pihak kecamatan untuk meniadakan atau menghentikan sementara kegiatan pasar pekan yang biasa sering dilaksanakan di desa atau kelurahan.

Hal ini dilakukan demi menghindari kerumunan dan memutus mata rantai covid-19 sesuai dengan kondisi terkini di daerah masing – masing.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Inhil, Trio Beni Putra, menjelaskan, untuk sementara waktu masyarakat bisa berbelanja di kedai atau toko yang ada di setiap desa atau kelurahan mengingat kondisi pandemi saat ini.

“Mungkin memang berbeda, karena kalau hari pekan biasanya ada tersedia ikan segar, baju, dan sayur. Kalau sembako Insya Allah sudah ada tersedia di kedai,” imbuhnya.

Namun itu semua berdasarkan keputusan gugus tugas kecamatan, karena lebih mengetahui keadaan dan situasi keadaan desa atau kelurahan yang dibawahinya.

PDP Covid-19 Reaktif Berinisial M Asal Tembilahan Hulu yang Meninggal Dunia Dinyatakan Negatif

Masih Banyak Bandel Di Tembilahan, Petugas Mulai Razia Masyarakat yang Tidak Menggunakan Masker

“Kecamatan lebih tau keadaan desa atau kelurahan, jadi boleh menghimbau atau langsung mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan dulu aktifitas pasar pekan, demi menghindari kerumunan massa,” tutur Plt Kadiskominfopers Inhil ini.

Terakhir Trio menyampaikan kepada masyarakat agar terus menjalani himbauan Bupati Inhil untuk tidak berkerumun dan tetap menjaga jarak serta menggunakan masker.

“Meniadakan pasar tersebut merupakan salah satu wujud melaksanakan himbauan tersebut agar penyebaran virus bisa diputus melalui cara-cara demikian,” pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved