Berita Riau

Tanpa Pawang, Buaya yang Serang Warga Inhil Riau hingga Tewas Ditangkap Pakai Jerat Tali Baja

Penangkapan buaya di Sialang Panjang ini tanpa bantuan pawang buaya. Tidak seperti penangkapan buaya di Desa Sungai Luar yang menggunakan jasa pawang

istimewa
Buaya yang ditangkap warga di Sungai Batang Tuaka, Dusun Pandan Sari, Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (5/5/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN HULU - Buaya kembali ditangkap warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Hanya berselang beberapa jam saja dari penangkapan buaya di Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, kali ini masyarakat kembali menangkap buaya di Sungai Batang Tuaka, Dusun Pandan Sari, Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (5/5/2020) sekira pukul 01.00 WIB.

Penangkapan predator ganas di Sialang Panjang ini tanpa bantuan pawang buaya, tidak seperti di Desa Sungai Luar yang menggunakan jasa pawang.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, SIK melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo SH menjelaskan, penemuan seekor buaya di Sungai Batang Tuaka Dusun Pandan Sari ini dalam keadaan terjerat perangkap yang dipasang oleh masyarakat.

Bikin Trenyuh,Tangis Menyayat Hati Istri Didi Kempot Saat Penutup Wajah Jasad Suami Dibuka

1.100 Pedagang Takut Terasa Sakit Saat Diuji Swab, Kadis Perdagangan dan 11 Pegawai Rela Jadi Contoh

Stasiun Balapan Bikin Didi Kempot Tampil di Televisi dan Populer, Lagu Cidro Terkenal di Luar Negeri

“Dugaan buaya ini yang melukai korban atau warga Sialang Panjang yang meninggal 1 bulan lalu,”ujar AKP Rhino saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru.

“Lokasi Buaya saat ini diamankan di samping Pasar Sialang Panjang atau tidak jauh dari lokasi penemuan,” imbuhnya.

Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, pihak Polsek Tembilahan Hulu langsung menuju ke TKP dan Juga menghubungi pihak BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Provinsi Riau Kantor Perwakilan Rengat.

“Hasil koordinasi bahwa buaya tersebut akan dievakuasi oleh BKKSDA Provinsi Riau Perwakilan Rengat dari Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu,” jelas AKP Rhino.

AKP Rhino mengimbau kepada masyarakat agar tidak mendekat dan berkumpul di lokasi dan tidak melakukan kekerasan terhadap buaya tersebut.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, phsycal distancing perlu diperhatikan dengan menghindari kumpulan. Alhamdulillah, direspon positif oleh masyarakat,” ujar AKP Rhino.

Buaya diduga pemangsa warga di sungai Luar Inhil berhasil ditangkap
Buaya diduga pemangsa warga di sungai Luar Inhil berhasil ditangkap (Tribunpekanbaru.com)

Sudah Diincar Lima Hari

Kepala Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu, H Yusuf Kurnain mengungkapkan, buaya yang berhasil ditangkap itu sudah diincar masyarakat selama lima hari terakhir.

Hingga akhirnya buaya ditangkap masyarakat dengan menggunakan jerat tali baja di Sungai Parit 4 Desa Sialang Panjang.

“Sekitar 50 orang turun tangan menangkap buaya yang sudah diincar,” kata H Yusuf.

Masyarakat juga meyakini buaya ditangkap tersebut telah menyerang Ilham (45), warga Dusun Benua Langkar, Desa Sialang Panjang sebulan lalu berdasarkan ciri - ciri buaya tersebut.

“Satu lubang luka korban sesuai dengan ciri-ciri buaya yang memiliki gigi satu. Jadi masyarakat meyakini buaya itu yang menerkam Ilham,” pungkas H Yusuf.  ( Tribunpekanbaru.com / T. Muhammad Fadhli )

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved