Breaking News:

Warga Protes Hingga Larut Malam, Usir Pasien Positif Corona, Tak Terima Dikarantina di Wilayahnya

Puluhan warga meminta dua aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama itu menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Editor: Muhammad Ridho
KOMPAS.COM/JUNAEDI
Warga Mambulilling Resah Pasien Positif Covid-19 Tak Kunjung Diisolasi ke Rumah Sakit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada warga, mengarungi pandemi Corona atau covid-19 mendapat tantangan. Saat melakukan karantina mandiri terkendala dari para tetangganya.

Padahal warga tersebut sedang menjalani karantina mandiri. Ini terjadi di daerah Jombang Jawa Timur.

Mereka warga, para tetangga, tidak senang dengan keberadaan warga tersebut .

Kisah hidup AH (53) dan SB (50), dua pasien positif virus Corona baru atau covid-19 di Kota Jombang diizinkan melakukan karantina mandiri sambil menunggu hasil tes swab negatif kedua.

AH merupakan pasien positif Corona asal Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur. 

Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sementara, SB merupakan warga Kecamatan Jombang.

Kedua pasien itu menjalani karantina mandiri di rumah salah satu kerabat SB di Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang.

Namun, puluhan tetangga di sekitar rumah saudara SB tersebut tak terima dengan hal itu. Warga meminta mereka meninggalkan wilayah tersebut.

Puluhan warga meminta dua aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama itu menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Muhdlor mengatakan, dua pasien positif yang sedang menunggu hasil tes swab negatif kedua itu akhirnya pulang ke rumah masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved