Breaking News:

Ramadhan 1441 H

Azan Berkumandang Saat Sahur, Lanjut Makan atau Berhenti? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad dalam satu ceramahnya mendapat pertanyaan soal apa yang harus dilakukan ketika sedang sahur, lalu azan terdengar.

Editor: Muhammad Ridho
net
ilustrasi makan sahur 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ustadz Abdul Somad dalam satu ceramahnya mendapat pertanyaan soal apa yang harus dilakukan ketika sedang sahur, lalu azan terdengar.

Apakah makanan yang di mulut harus langsung dimuntahkan?

Menjawab hal ini, Ustadz Abdul Somad mengatakan, itulah pentingnya Imsak.

Menjaga agar mulut sudah bersih dari makanan saat azan berkumandang.

"Barulah saya paham makna imsak. Imsak itu artinya lampu kuning. Kalau terbangunnya pas Imsak, karena lembur, capek kerja, apakah tak boleh makan? Boleh," jelas UAS.

"Tapi kalau sudah azan, kalau sudah azan berkumandang, ada makanan dimuntahkan," katanya.

Karena kalau sampai dia telan waktu azan, masuk waktu terlarang.

"Makan dan minumlah sampai terbit fajar. Kalau sudah azan subuh, ada yang masih dikunyah, muntahkan," tegas UAS.

UAS mengatakan di Maroko tak ada imsak. 

"Rupanya Imsak itu cuma ada di Mazhab Syafii. Maroko Mazhabnya Maliki, tak ada," jelas UAS.

Doa Makan  Sahur

Anjuran makan sahur sangat kuat.

Oleh karena itu, kesempatan makan di waktu sahur sedapat mungkin tidak dilewatkan.

Meskipun Rasulullah SAW mengijinkan sahur hanya dengan seteguk mengingat Allah yang luar biasa saat itu.

وعن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم تسحروا ولو بجرعة من ماب

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved