Breaking News:

Saat Raja Thailand Hidup Mewah di Karantina, Sementara Rakyatnya Berjuang Melawan Pandemi Covid-19

Pandemi Virus Corona, Covid-19 yang menghantam Thailand, kehidupan terhenti, jalanan di ibu kota Bangkok yang biasanya ramai berubah sepi.

Editor: Ilham Yafiz
Lillian SUWANRUMPHA / AFP
Seorang biksu Buddha mengenakan masker ketika penduduk komunitas Klong Toey ikut serta dalam pengujian untuk coronavirus novel COVID-19 di Bangkok pada 6 Mei 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pandemi Virus Corona, Covid-19 yang menghantam Thailand, kehidupan terhenti, jalanan di ibu kota Bangkok yang biasanya ramai berubah sepi.

Seluruh aspek terdapak Covid-19, sama seperti nega lainnya di belahan Dunia.

Industri pariwisata Thailand yang menjadi penyumbang 20% dari PDB negara itu pada 2018, kini telah terhenti.

Bandara Suvarnabhumi yang merupakan pintu masuk pariwisata internasional, mengalami penurunan lalu lintas yang cukup drastis.

Selama krisis, masyarakat mengharapkan pemimpin yang menunjukkan solidaritas dan dukungan.

Tetapi Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn absen dari kerajaannya sejak pandemi COVID-19 merebak.

Ia diketahui tinggal sementara di sebuah hotel mewah di Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman.

Vajiralongkorn menikmati izin khusus untuk tinggal di Hotel Sonnenbichl di Garmisch-Partenkirchen. Menurut otoritas setempat, hotel ini tidak terbuka untuk umum.

Raja dan rombongannya memiliki izin khusus karena mereka adalah ''kelompok orang homogen tunggal tanpa fluktuasi.''

Hotel mewah

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved