Breaking News:

Begini Jadinya kalau Emosi tak Terkontrol, Kalap, Langsung Ayunkan Parang, Ibu Kandung jadi Korban

Beginilah jadinya jika emosi tak terkontrol. kalap langsung ayunkan parang. Ibu kandung jadi korbannya. Luka menganga di pipi berdarah-darah

tribun
(ilustrasi) Korban pembacokan 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Yang tersisa dari pemuda ini hanyalah penyesalan. bepata tidak, ia malah melukai ibu kandungnya saat terlibat cekcok dengan bapaknya.

Parang yang ia pegang, diayanukan, maksud hati lain, justru yang kena sang ibu yang tak bersalah.

Bahkan ibunya itu datang untuk melerai pertengkaran. Namun parang sudah terlanjur melayang. Sang ibu berdarah-darah dengan luka menganga di pipi.

Kini si pemuda harus menjalani hukuman akibat perbuatannya sendiri yang kalap tak mampu tahan emosi.

UPDATE Pembacokan Satu Keluarga di Purwakarta: Polisi Tangkap Pelaku, Usut Motifnya

Video: Korban Pembacokan Satu Keluaga di Purwakarta Kondisimya Mulai Membaik

Kronologi Detik-Detik Pembacokan Satu Keluarga, Pelaku Matikan Saklar Listrik dan Masuk Kamar

Ilustrasi pembacokan yang terjadi di Medan
Ilustrasi pembacokan yang terjadi di Medan (tribun)

Cekcok bapak dan anak kadung ini terjadi di  Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Selasa (5/5/2020)

Sang ibu saat itu berusaha untuk melerai pertengkaran dari bapak dan anak tersebut.

Namun sang anak sempat kalap dan mengayunkan parang yang dipegang.

Seorang ibu mengalami luka bacok saat melerai pertengkaran suami dengan anaknya.

Korban adalah seorang ibu rumah tangga bernama Isiampi (65). 

Isiampi menjadi korban pembacokan anak lelakinya sendiri Basir (45).

Peristiwa ini pun dibenarkan oleh Kapolsek Watang Pulu, Iptu Zakaria saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved