Breaking News:

Mutiara Ramadhan

Virus Corona Penghapus Dosa? Atau Hukuman Atas Dosa yang Telah Dilakukan Manusia?

Orang beriman dalam hidup di dunia ini akan mendapat ujian dan cobaan, kadang-kadang datangnya wabah virus corona sebagai hukuman atas dosa manusia

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Virus Corona Penghapus Dosa? Atau Hukuman Atas Dosa yang Telah Dilakukan Manusia? 

Dipercepat hukuman dosa bagi orang Mukmin di dunia, justru itu baik baginya, karena Allah ingin menghapuskan dosa-dosanya, akhirnya kembali kepada Allah swt dalam keadaan bersih dan selamat (tanpa dosa).

Banyka hadits yang menjelaskan pengampunan dosa karena adanya musibah dan penyakit sangat banyak (wabah corona), di antaranya: “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit atau sejenisnya, melainkan Allah akan menggugurkan dosa-dosanya bersamanya, seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya”.

Hadist lain Nabi saw katakana: “tidaklah seorang Muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanaan, termasuk duri yang menusuknya, melainkan Allâh akan menghapus sebagian dari kesalahan-kesalahannya”.

Dikuatkan pula dengan sabda Rasul saw: “tidaklah seorang Mukmin ditimpa rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya,[13] melainkan akan dihapus dosa-dosanya dengan sebab itu”.

Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa apa saja yang menimpa seorang Mukmin berupa kesedihan, kesusahan, penyakit atau kematian, semuanya akan menghapuskan dosa-dosa seorang hamba.

Ada riwayat dari Abu Sa’id al-Khudri mengatakan: “ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw: “beritahukan kepadaku tentang penyakit-penyakit yang menimpa kami ini, apa yang akan kami peroleh (dapatkan) karenanya (dengan musibah corona itu)?, Rasul saw bersabda: “pengampunan dosa-dosa, Ubay bin Ka’ab berkata: “sekalipun penyakit itu sedikit?

Nabi berkata: “sekalipun sebuah duri dan yang lebih kecil lagi (sangat kecil)”, bencana akan senantiasa menimpa orang Mukmin dan Mukminah pada dirinya, anaknya, dan hartanya sehingga ia berjumpa dengan Allah (mati) dalam keadaan tidak ada kesalahan pun pada dirinya (tidak ada dosa)”.

Lalu Nabi saw meneruskan: “sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit sehingga ia (Allah) menghapuskan setiap dosa darinya (karena musibah dan ujian sakit, termasuk virus corona)”.

Maka Virus Corona Sebagai Wabah Musibah Merupakan Penghapus Dosa Jalan Menuju Surga.

Surga tidak bisa diperoleh melainkan dengan sesuatu yang tidak disukai jiwa manusia.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved