Siak

Pelabuhan Tanjung Buton Sepi Karena Kepulauan Meranti Tutup Pintu Masuk

Pelabuhan Tanjung Buton, Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, mulai sepi karena ditutupnya pintu masuk oleh Pemkab Kepulauan Meranti sejak Rabu (6/5)

mayonal
Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang mencuri perhatian dunia 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pelabuhan Tanjung Buton, kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, mulai sepi. Biasanya, dua minggu sebelum lebaran Idul Fitri, suasana di pelabuhan itu sangat padat dan ramai.

Sepinya pelabuhan Tanjung Buton tersebut karena ditutupnya pintu masuk oleh pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti. Penutupan pintu masuk itu sudah berjalan sehak Rabu (6/5/2020).

"Ya karena Meranti menutup pintu masuknya sejak Rabu kemarin. Aktivitas pelabuhan Tanjung Buton sudah mulai sepi," kata Asisten I Setdakab Siak L Budhi Yuwono, Jumat (8/5/2020).

Menurut Budhi, hingga saat ini pelabuhan masih tetap buka. Karena adanya kebijakan menutup pintu oleh Pemkab Meranti, sehingga berdampak bagi aktifitas pelabuhan.

PSBB akan Diterapkan di Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis dan Dumai, Proposalnya sudah di Kemenkes

Dukung Upaya Penanganan Covid-19, PT CPI Distribusikan Sejumlah Alat Kesehatan ke Pemkab Siak

Bupati Ajak 40 Perusahaan Berpartisipasi Aktif Memutus Mata Rantai Virus Corona di Siak

"Lalu lalang kapal dari Buton ke Meranti bisanya lebih padat, karena akses utama bagi warga Meranti untuk keluar masuk," kata dia.

Budhi mengingatkan kepada warga Kabupaten Siak agar menunda berpergian ke daerah itu jika tidak penting. Sebab, penutupan pintu masuk oleh Pemkab Meranti untuk mepercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19.

"Sedangkan untuk perantau asal Siak yang ingin balik akan difasilitasi. Sekarang kita tengah lakukan pendataan. Kalau ada warga kita yang berada di sana dan ingin balik akan difasilitasi," kata Budhi.(tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved