Pelalawan

Pemkab Pelalawan Siap Jika Usulan PSBB dari Pemprov Riau Disetujui Kementerian Kesehatan

Sekdakab Pelalawan Tengku Mukhlis menyatakan Pemkab Pelalawan pada dasarnya siap menjalankan PSBB jika disetujui oleh Kemenkes.

ISTIMEWA
Petugas menggunakan APD lengkap saat membawa jenazah pasien PDP Covid-19 yang meninggal di Pelalawan dari ruang isolasi RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengirimkan usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk beberapa kabupaten dan kota, termasuk Pelalawan sebagai solusi pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Jumat (7/5/2020).

Pemkab Pelalawan pada dasarnya siap menjalankan PSBB jika disetujui oleh Kemenkes, karena kajian yang digunakan dari Pemprov Riau dan bukanlah kajian milik pemda.

Tentu ada hal-hal khusus yang harus diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur PSBB di Pelalawan. Hal itu sesuai dengan kondisi masyarakat di masing-masing daerah.

PDP dan Pasien Positif Covid-19 di Indragiri Hulu Sudah Sehat dan Boleh Pulang

Dapat Rp 600 Ribu, Penyaluran BLT Covid-19 Capai 60 Persen dari 12.605 Penerima di Pelalawan Riau

"Kita siap saja, tinggal menunggu dari Kemenkes saja. Kita tunggu bagaimana keputusannya," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Tengku Mukhlis, kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (7/4/2020).

Ia menjelaskan, pemda telah mempersiapkan rencana untuk memperkuat jaringan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Penerapan social dan physical distancing dalam setiap aktivitas masyarakat.

Selanjutnya pembubaran dan penindakan aktivitas yang melibatkan banyak orang serta berkumpul-kumpul akan semakin diintensifkan.

Hasil Tracing Klaster Magetan di Pelalawan Riau Bertambah Jadi 44 Orang, Ini Hasil Rapid Testnya

Selain itu, lanjut Tengku Mukhlis, penyaluran bantuan berupa sembako dan hal-hal yang dibutuhkan kepada masyarakat terdampak selama PSBB. Pembatasan di sektor transportasi, pasar, dan fasilitas umum lainnya semakin ditingkatkan.

"Yang paling utama, bantuan untuk masyarakat yang harus disalurkan," tandas Mukhlis. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved