Update Virus Corona di Riau
PDP Covid-19 di Kepulauan Meranti Bertambah 1 Orang
Pasien dalam pantauan (PDP) Covid-19 Kepulauan Meranti bertambah satu orang.
Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Pasien dalam pantauan (PDP) Covid-19 Kepulauan Meranti bertambah satu orang.
Penambahan ini membuat Hingga jumlah PDP di Kepulauan Meranti menjadi lima orang jiwa.
Warga yang ditetapkan sebagai PDP tersebut adalah warga Desa Sungai Tohor, pada Jumat (7/5/20) kemarin.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti dr. H. Misri Hasanto pada Minggu (10/5/2020). Misri membeberkan jika pasien berinisial SI laki-laki paruh baya berumur 48 tahun yang saat ini telah diisolasi di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Iya setelah empat orang PDP yang dinyatakan negatif sebelum ini. Namum dua hari yang lalu ada tambahan seorang PDP yang telah diisolasi di RSUD. Jadi status PDP kita menjadi lima orang," ujar Misri.
Dijelaskan Misri, semula pasien tersebut mengeluh tak berdaya dengan kondisi kesehatannya terus memburuk sepulang dari Pekanbaru beberapa pekan lalu. Walaupun demikian setelah diperiksa menggunakan Rapid tes hasil menunjukkan negatif.
Namun karena menunjukkan gejala, pihak RSUD kembali memeriksa menggunakan rontgen dan menunjukkan indikasi adanya infeksi pada paru-paru.
"Kemarin sebelum ditetapkan sebagai PDP kita uji dengan rapid tes, namun hasilnya negatif. Setelah dirontgen ternyata infeksi paru. Selain itu Hb (hemoglobin) enam, dan rendah," ujarnya.
Dengan demikian ia tidak memungkiri sempat menutupi status pasien kepada masyarakat. Hal itu tersebut dikarenakan belum ada kepastian terhadap status pasien.
"Iya statusnya sempat ditutupi. Pasalnya ada perdebatan antara hasil rapid tes dan hasil rontgen. Setelah diskusi, kini dokter sepakat jika status pasien jadi PDP," kata Misri.
Dijelaskan Misri untuk keluarga pasien nantinya akan dilakukan rapid test pada Senin (11/5/20). Sebelum aktifitas tersebut dilakukan, beberapa hari sebelum ini keluarga pasien telah berstatus ODP dan terus dipantau agar patuh dengan permintaan isolasi mandiri.
Selain itu juga Misri mengaku jika pihaknya telah mengirim sampel pasien ke Pekanbaru untuk dilakukan melalui uji SWAB.
"Hasilnya belum keluar dan kita masih menunggu," tutur Misri.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri menambahkan saat ini jumlah ODP yang didata oleh mereka berjumlah 6.957 jiwa dimana 6.203 telah selesai dipantau, dan sisa 754 masih proses dalam pemantauan. "Selain ODP ada lima, empat usai negatif. Satu orang lainnya masih menunggu hasil," ujarnya.
( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bupati-meranti-mendadak-berikan-keterangan-terkait-isu-pasien-positif-corona.jpg)