Breaking News:

Virus Corona di Pelalawan

11 Keluarga dari 2 Pasien Positif Corona Klaster Magetan di Pelalawan Jalani Rapid Test dan Isolasi

Petugas medis melacak orang-orang yang kontak secara intens dengan AMH (16) di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
istimewa
FOTO ILUSTRASI - Paramedis yang bertugas di ruang isolasi Covid-19 RSUD Selasih Pangkalan Kerinci sedang memeriksa pasien PDP yang dirawat, Rabu (22/4/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Setelah mendapat kabar jika dua warga Kabupaten Pelalawan Riau yang masuk dalam kluster Magetan terkonfirmasi positif corona, Sabtu (9/5/2020) lalu, Dinas Kesehatan (Diskes) dan jajarannya langsung tracing contact.

Petugas medis melacak orang-orang yang kontak secara intens dengan AMH (16) di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui.

Santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) di Tamboro Kabupaten Magetan, Jawa Timur itu tiba di Pelalawan sekitar tanggal 19 April.

Sedangkan santri yang positif corona berinisial RAH (13) dari Kecamatan Langgam yang juga pulang dari Magetan pada 18 April lalu.

"Anggota keluarganya kita lakukan rapid test dan ada yang kita isolasi di rumah sakit," terang juru bicara tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (11/5/2020).

Asril menjelaskan, untuk keluarga AMH ditemukan lima orang anggota keluarganya yang selama ini kontak dengan pria tersebut.

Di antaranya ayah, ibu, saudara dan kerabatnya yang langsung dilakukan rapid test.

Hasil test cepat itu menyatakan kelima keluarganya negatif Corona Virus Desease 2019 ( Covid-19).

Diskes juga menelusuri enam orang anggota keluarga RAH yang selama ini berinteraksi erat dengannya. Seperti kedua orangtuanya, dua orang adiknya, saudara, hingga kakeknya.

Meski hasil rapid testnya negatif, tapi Diskes memboyong keenam anggota keluarga RAH untuk menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

"Mereka juga diambil sampel pemeriksaan swabnya. Untuk mengantisipasi hal-hal yang buruk dan mencegah masalah lain," tandas Asril.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan ini menyebutkan, saat ini hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel cairan hidung dan mulut sudah cepat prosesnya.

Lantaran tidak ke Lab Kemenkes di Jakarta Lagi, namun sudah ada di Pekanbaru. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved