Breaking News:

Tak Ada yang Tahu, 3 Warga ini Ternyata Positif Virus Corona, 30 Orang Harus Jalani Tes Swab

Tak menyangka, ternyata 3 warga dinyatakan positif virus corona. Sebanyak 30 warga lain harus dilakukan tes swab

Editor: Budi Rahmat
DOK Istimewa
Meski tengah menjali perawatan sebagai pasien positif corona atau covid-19, istri almarhum Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Hj Juwariyah, terlihat menghadiri proses pemakaman suaminya yang dilakukan di Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti Batu 5 Tanjungpinang. Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan duduk dikursi roda, Hj Juwariyah terlihat tegar menyaksikan proses pemakaman Wali Kota Tanjungpinang ini yang dilakukan tanpa upacara penghormatan selayaknya pejabat daerah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tak ada yang tahu, warga yang aktif di masyarakat termasuk ikuti Sholat berjamaah ternyata positif virus corona.

Kenyataan itu menjadikan puluhan warga yang kontak dengan yang bersakutan harus jalani tes Swab

Maka warga jadinya berbondong-bondong menuju puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan

30 warga di RW 07 tersebut berasa dari  Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat.

Tim medis Diskes Pelalawan membawa satu asien positif corona dari rumahnya ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Sabtu (9/5/2020). (Ist)
Tim medis Diskes Pelalawan membawa satu asien positif corona dari rumahnya ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Sabtu (9/5/2020). (Ist) (istimewa)

Mereka dievakuasi ke Puskesmas Tambora guna menjalani tes swab virus corona.

Hal ini terjadi karena 30 warga bersangkutan sempat melakukan kontak fisik dengan tiga warga yang dinyatakan positif Covid-19.

"Sebanyak 30 warga RW 07, sempat kontak fisik dengan tiga warga yang sebelumnya telah dinyatakan Positif Covid-19. Selanjutnya 30 warga tersebut dievakuasi ke Puskesmas Tambora untuk menjalani uji swab Covid-19," kata Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh saat dihubungi, Senin (11/5/2020).

Kejadian ini bermula saat warga dan pasien positif melaksanakan ibadah secara berjemaah.

Ada juga warga lainnya yang masih hubungan saudara dengan pasien dan menemui pasien secara langsung.

"Sempat kontak fisik baik disaat melaksanakan shalat berjemaah/tarawih, maupun karena hubungan sebagai anggota keluarga," ucap Iver.

 Usai membawa ke Puskesmas Tambora, unsur tiga pilar yang terdiri dari pemerintah kota Jakarta Barat, TNI-Polri langsung mendatangi rumah warga yang positif Covid-19 dan mushala.

"Kami langsung lakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di mushala tempat pelaksanaan tarawih warga dan juga penyemprotan di rumah warga yang positif Covid-19," kata Iver.

Sejauh ini 5.140 pasien dinyatakan positif Covid-19 di Jakarta hingga Minggu (10/5/2020).

Petugas mengenakan alat pelindung diri (PPE), menyortir obat-obatan di laboratorium yang baru untuk pengujian virus corona di kota ketiga Taiz di Yaman, pada 30 April 2020.
Petugas mengenakan alat pelindung diri (PPE), menyortir obat-obatan di laboratorium yang baru untuk pengujian virus corona di kota ketiga Taiz di Yaman, pada 30 April 2020. (AHMAD AL-BASHA / AFP)

Dari 5.140 pasien yang positif, tercatat 803 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 444 pasien.

“(Sebanyak) 2.360 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, 1.533 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan resminya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judu lKontak dengan Pasien Positif Covid-19, Puluhan Warga Dievakuasi ke Puskesmas Tambora

Sebaran Virus Corona Melonjak, Kadiskes : Kami Juga agak Bingung, Kok Selama PSBB Malah Tinggi

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved