Piala Dunia U 20

BOLA LOKAL: Pemprov Riau Sayangkan Simpang Siur Usulan Stadion ke FIFA Untuk Venue Piala Dunia U-20

Adanya kesimpangsiuran usulan data PSSI ke FIFA, terkait stadion yang digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20, sangat disayangkan Pemprov Riau.

TribunPekanbaru/Dody Vladimir
Stadion Utama Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Adanya kesimpangsiuran usulan data PSSI ke FIFA, terkait stadion yang digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20, sangat disayangkan Pemprov Riau.

Jika memang benar PSSI tidak mengusulkan Stadion Utama Riau ke FIFA, maka kondisi ini bisa menjadi preseden buruk bagi PSSI ke depannya.

Apalagi PSSI yang dipimpin langsung Mohammad Iriawan selaku ketua, sudah melihat langsung kondisi Stadion Utama Riau, di Pekanbaru pada 13 Februari 2020 lalu.

"Mudah-mudahan tidak benar. Yang benar itu, PSSI kita yakinkan sudah mengusulkannya ke FIFA stadion kita ini," tegas Kepala Dispora Riau Chairul Rizki, Selasa (12/5/2020) menjawab Tribunpekanbaru.com.

Sebelumnya, terjadi silang pendapat di PSSI. Dalam surat FIFA yang dikirimkan kepada PSSI pada, 14 April 2020, FIFA hanya menyebut 10 stadion kandidat di Indonesia sebagaimana rencana awal PSSI.

Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa pihaknya masih mengupayakan Stadion Utama Riau masuk kandidat. Apalagi rombongan PSSI pernah melakukan inspeksi langsung ke sana pada 13 Februari lalu.

“Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) memang berharap beberapa stadion termasuk Stadion Utama Riau masuk dalam calon tempat pertandingan Piala Dunia U-20,” kata Yunus Nusi.

“Kami tetap melakukan komunikasi (dengan FIFA) dan selalu menjaga segala kemungkinan terburuk yang terjadi,” sebutnya.

Sementara, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Haruna Soemitro menyatakan hal berbeda. Katanya, dari awal PSSI memang hanya mengajukan 10 stadion saja tanpa Stadion Utama Riau.

Walau pun ingin menambah daftar baru, Haruna menilai sudah melewati batas waktu. Menurutnya saat ini sudah bukan waktunya lagi memberikan usulan baru.

“Memang sebelumnya Riau pernah diajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20? Kalau keinginan pribadi boleh-boleh saja. Namun, ini kan sudah masuk proses penetapan, bukan lagi usulan,” terang Haruna.

Atas silang pendapat tersebut, Pemprov Riau dalam waktu dekat akan mempertanyakan kepastian ikhwal ini ke PSSI. "Kita akan tindaklanjuti ini. Karena stadion kita sudah standar internasional, tidak kalah dengan stadion lainnya," sebut Chairul Rizki.

Pada awalnya, PSSI mengusulkan 10 stadion ke FIFA, untuk dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. 11 stadion tersebut masing-masing Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Manahan, Stadion I Wayan Dipta (Bali), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Wibawa Mukti (Bekasi), Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), dan Stadion Si Jalak Harupat (Bandung).

Lalu Pemprov Riau mengusulkan Stadion Utama Riau ke PSSI, agar diusulkan ke FIFA. Setelah PSSI berkunjung ke Pekanbaru tanggal 13 Februari, selanjutnya PSSI memasukan Stadion Utama Riau dalam daftar usulan ke FIFA.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved