Breaking News:

Gusar Dukung Taiwan di WHO, China Kepada Selandia Baru: Berhenti Membuat Pernyataan yang Salah!

Taiwan dengan dukungan kuat Amerika Serikat (AS) terus melakukan lobi agar diizinkan ikut serta sebagai pengamat di pertemuan pembuat keputusan WHO

Carlos Garcia Rawlins/REUTERS
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, saat menghadiri konferensi pers di Beijing, China, 8 April 2020 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Senin (11/5/2020), China memarahi Selandia Baru karena mendukung partisipasi Taiwan di pertemuan pembuat keputusan WHO.

Negara itu harus "berhenti membuat pernyataan yang salah", kata China sembari memperingatkan masalah ini dapat berujung kerusakan hubungan bilateral.

Pejabat hukum utama WHO, Steven Solomon, mengatakan dalam briefing online bahwa hanya negara-negara anggota yang dapat memutuskan siapa saja yang berhak menghadiri Majelis Kesehatan Dunia (WHA).

Taiwan dengan dukungan kuat Amerika Serikat (AS) terus melakukan lobi agar diizinkan ikut serta sebagai pengamat di pertemuan pembuat keputusan WHO tersebut pekan depan.

Memanas, Hubungan Amerika, China Kembali Tegang, Kapal Induk Amerika Melintas di Selat Taiwan

Upaya Taiwan ini memantik kemarahan dari kubu China, dan Negeri "Tirai Bambu" kemudian mendesak Selandia Baru mematuhi prinsip satu-China dengan tak perlu mendukung Taiwan mengambil peran pengamat di WHA.

Hal tersebut diumumkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian pada konferensi pers.

Ia mengomentari pernyataan Wakil Perdana Menteri Selandia Baru dan Menteri Luar Negeri Winston Peters.

"Pernyataan keliru seperti itu di pihak Selandia Baru sangat melanggar prinsip satu-China. Kami menyesalkan dan menentang mereka, juga telah mengirim perwakilan dengan pihak Selandia Baru," terang Zhao dikutip dari Xinhuanet Senin (11/5/2020).

Surat Misterius Perawat Wuhan Untuk Donald Trump, Apa Isinya? Singgung Medis China dan Amerika

Zhao menyatakan bahwa mengenai partisipasi kawasan Taiwan dalam kegiatan WHO, posisi China sudah jelas dan konsisten.

"Prinsip satu-China harus diperhatikan. Berdasarkan prinsip ini, pemerintah pusat China telah membuat pengaturan yang tepat untuk partisipasi kawasan Taiwan dalam acara-acara kesehatan global."

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved