Update Harian Corona di Riau

Jubir Covid-19 Bengkalis Benarkan Kemkes Setujui Pelaksanaan PSBB, Bengkalis Tunggu Arahan Provinsi

Terkait usulan PSBB Pemprov Riau yang disetujui oleh Kemenkes RI, Gugus Tugas Bengkalis menjelaskan pihaknya masih menunggu arahan dari Pemprov Riau

istimewa
Polresta Pekanbaru Gelar Patroli Hunting PSBB Minggu Malam, Puluhan Orang Dapat Sanksi Teguran 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Usulan PSBB oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk lima kabupaten dan kota di Riau akhirnya disepakati oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI. Dimana satu diantaranya termasuk kabupaten Bengkalis.

Terkait hal ini dibenarkan oleh Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bengkalis Johansyah Syafri, Selasa (12/5) malam.

Namun saat ini pihaknya belum bisa berkomentar banyak dengan terbitnya Keputusan Kemkes tersebut.

“Kami masih di Rupat Utara, masih dinas mengikuti Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis. Kami belum bisa berkomentar banyak, karena keputusan itu baru keluar hari ini, jadi belum ada pembicaraan atau pembahasan secara resmi” jelas Johasyah.

BREAKING NEWS : Sah, Kemenkes Setujui Penetapan PSBB Lima Kabupaten Kota di Riau Ini

Namun sesuai salah satu diktum dalam Keputusan Menkes tersebut, bersama Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, dan Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis juga wajib melaksanakan PSBB.

Sebagaimana sudah banyak dipublikasikan, usul penerapan PSBB tersebut bukan disampaikan masing masing daerah, tapi oleh Gubernur Riau yang menurut ketentuan memang dibenarkan.

“Untuk tindaklanjutnya, kita masih menunggu arahan Pemerintah Provinsi Riau. Kami rasa 4 daerah lain seperti Kampar, Pelalawan, Siak dan Dumai, juga demikian” tutup singkat.

Menurut dia Sejauh ini belum belum ada intruksi Plh Bupati Bengkalis untuk mengelar rapat membahas detail pelaksana PSBB. Kalaupun ada Mungkin esok akan diadakan rapat untuk itu membahas ini nantinya.

Untuk diketahui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kabupaten dan kota sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dapat dipastikan bakal segera dilaksanakan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, hari ini resmi mengeluarkan persetujuan penerapan PSBB dimaksud.

Persetujuan itu tertuang dalam Keputusan Nomor HK.01.07/MENKES/308/2020 Tentang Penetapan PSBB Di Wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupatek Siak, Kabupaten Bengkalts, Dan Kota Dumai, Provinsi Riau, Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

107 PDP Covid-19 di Riau Meninggal Dunia, Penyakit Penyertanya Demam dan Sesak Nafas hingga Usia Tua

Salah satu dasar yang menjadi pertimbangan Menkes Terawan Agus Putranto mengeluarkan keputusan itu, karena data yang ada menunjukkan telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan dan cepat serta diiringi dengan kejadian transmisi lokal di wilayah Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkahs, dan Kota Dumai.

Dalam keputusan tersebut, adalah lima poin (diktum) penting yang ditegaskan Menkes Terawan Agus Putranto. Diantaranya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis, dan Kota Dumai, wajib melaksanakan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara konsisten mendorong clan mensosialisasikan pola hidup bersih clan sehat kepada masyarakat.

26 Orang dari 62 Total ODP Menolak Karantina Terpadu Klaster Magetan yang Digelar Dinkes Bengkalis

PSBB Lima Daerah di Riau yaitu Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis dan Dumai Tunggu Izin Kemenkes

Kemudian, PSBB dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.

Serta Bupati Kampar, Bupati Pelalawan, Bupati Siak, Bupati Bengkalis, dan Wali Kota Dumai melaporkan pelaksanaan PSBB kepada Menkes dengan tembusan kepada Gubernur Riau untuk digunakan sebagai dasar menilai kemajuan dan keberhasilan pelaksanaan PSBB.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved