Kepulauan Meranti

SK Belum Dapat Honor Juga Belum Dibayar, Sekda Meranti Minta Tenaga Honorer Medis untuk Bersabar

Selain gaji, Tim Perawat yang sudah bertugas selama hampir 2 bulan di RSUD Kepulauan Meranti belum menerima Surat tugas (SK) sebagai Perawat Covid-19

Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Pemkab Kepulauan Meranti Bangun Rumah Sakit Darurat dan Siapkan Dokter Kontrak serta Para Medis 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Hingga saat ini tenaga medis honorer penanganan Covid-19 di Kepulauan Meranti belum menerima insentif pekerjaan mereka.

Dari alokasi dana Covid-19 di Kepulauan Merantri sebesar Rp 36 M diketahui telah disisihkan 2,7 M untuk anggaran Medis.

Walaupun demikian, hingga saat ini Tim Perawat yang sudah bertugas selama hampir 2 bulan di RSUD Ini yang belum menerima Surat tugas (SK) sebagai tim Perawat Covid-19 dan juga belum menerima insentif dari pekerjaan mereka satu rupiahpun dari anggaran yang dialokasikan Pemkab Meranti.

Sebagai garda terdepan dalam menangani pasien covid-19 diMeranti, salah satu anggota tim Perawat yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan keluhan terhadap hal tersebut.

Kembali Ditemukan, 3 Warga Kepulauan Meranti Klaster Magetan Ditetapkan Sebagai PDP

Sebagai salah satu perawat ditim tersebut, Ia menceritakan bahkan sampai saat ini belum mendapatkan kepastian kapan jasa mereka dibayar, surat tugas tidak jelas.

"Kami saja belum tau bg berapa nominal yang akan kami terima untuk bayaran jasa kami ini, kalau dari atasan atau koodinator katanya mau dibayar, tapi entah kapan," ungkapnya Senin (11/5/2020).

Dirinya juga juga merasa aneh bahwa tidak ada SK dalam penunjukan mereka sebagai tim medis penanganan Covid 19.

"Saya dan kawan-kawan yang lain tolonglah kepada Pemda meranti keluarkan lah Insentif kami ini, kami sebagai garda terdepan terdepan pun tak dopedulikan, apalagi mau nyambut lebaran ini"pungkasnya melalui Panggilan Handphone Media ini.

PDP Covid-19 di Kepulauan Meranti Bertambah 1 Orang

Terkait hal tersebut Kasubag Tata Usaha (Ka.TU) RSUD Meranti Riefki Dwi Putra saat ditemui diruang kerjanya menjelaskan untuk masalah Insentif Tim Perawat Covid-19 pihak rumah sakit sudah membicarakan ke Dinas Kesehatan dan juga mengajukan nilai Nominal untuk jasa Tim Perawat sesuai surat Gubernur Riau tentang tarif Insentif Medis dan Perawat.

"Masalah Insentif Tim Perawat Covid-19 sudah kita ajukan ke Dinas kesehatan, dan kita juga berjuang untuk mereka agar cepat keluar jasanya, tergantung Pemda lagi mekanismenya seperti apa dan kenapa belum keluar kita gak tau"jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved