Berita Riau

Gerombolan Gajah Liar Rusak Rumah dan Tanaman Sawit Warga di Bengkalis Riau

Kawanan gajah liar Sumatera tersebut memasuki Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau

istimewa
Tim BBKSDA Riau turun ke lokasi gajah liar yang merusak rumah warga di Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gerombolan gajah liar yang terdiri dari 15 ekor gajah dikabarkan merusak rumah, pondok, hingga sejumlah tanaman milik warga.

Kawanan gajah liar Sumatera tersebut memasuki Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Menurut warga, gajah liar itu sudah 7 hari berada di desa itu. Beruntung saat ini gajah sudah keluar dari kebun dan menuju ke areal Hutan Tanaman Industri (HTI) di KM 75.

Berdasarkan hasil inventarisir petugas PLG Sebanga, Duri, ada 1 rumah yang rusak sedang, 1 pondok jaga kebun rusak ringan.

Polisi Bekuk Rekan Sesama Polisi yang Kedapatan Isap Sabu Bersama Dua Pemuda

Keroyok Sekuriti PT CIS Sampai Tewas, Dua Pria di Kampar Riau Dijebloskan ke Sel Tahanan

Nekat Keluar Hotel Saat Karantina, Pilot Amerika Dijatuhi Hukuman 4 Minggu Penjara di Singapura

Lalu gajah juga merusak setidaknya 100 batang sawit umur 5 tahun, kelapa 30 batang umur 3 tahun, tanaman nenas, dan nangka.

"Kejadian pada malam hari pada saat hujan deras, kondisi rumah dan pondok sedang kosong," sebut Heru Sutmantoro, Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau, Rabu (13/5/2020).

Heru menuturkan, gajah yang melakukan pengrusakan itu, merupakan kelompok gajah liar dari kantong Giam Siak Kecil.

Gajah yang mencari makan
Gajah yang mencari makan (ist)

Diperkirakan, ada sekitar 40 sampai 50 ekor gajah yang ada di sana.

"Jadi Desa Tasik Tebing Serai memang menjadi daerah jelajah gajah. Biasanya gajah melintas di daerah itu. Masih ada HTI, kebun-kebun masyarakat.”

“ Gajah datang menghampiri kebun-kebun itu untuk mencari makan dan sebagainya," jelasnya.

Heru menuturkan, pasca mendapat laporan adanya pengrusakan rumah, pondok, dan kebun warga oleh gajah liar, pihaknya langsung mengerahkan tim untuk melakukan mitigasi konflik.

"Tim langsung menuju ke lokasi. Kalau masih di pemukiman atau perkebunan, kita halau menuju kawasan HTI," pungkasnya. ( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved