Breaking News:

Ramadhan 2020

Lailatul Qadar Kehilangan Umat Iktikaf di Masjid pada 10 Malam Terakhir Ramadhan

iktikaf tersebut yang akan disamoaikan Ustadz Dr Nurhadi S.Pdi SE Sy. S Sy. M Sy. MH. M Pd dengan judul "Lailatul Qadar Kehilangan Umat Iktikaf".

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
Tribunpekanbaru
Lailatul Qadar Kehilangan Umat Iktikaf di Masjid pada 10 Malam Terakhir Ramadhan. Foto: Ilustrasi Malam Lailatul Qadar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sati di antara ibadah yang selalu dilakukan umat Islam pada 10 malam terakhir Ramadhan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah iktikaf di masjid.

Namun, saat wabah Covid-19 melanda dunia dan Indonesia khususnya, ibadah itu harus dilaksanakan di rumah, baik itu membaca Alquran, berzikir, bersalawat, sholat sunnah maupun berdoa untuk pengampunan dosa.

Pada Mutiara Ramadhan kali ini, akan dibahas tentang iktikaf tersebut yang akan disamoaikan Ustadz Dr Nurhadi S.Pdi SE Sy. S Sy. M Sy. MH. M Pd dengan judul "Lailatul Qadar Kehilangan Umat Iktikaf".

Salah satu amalam Ramadhan yang sangat penting adalah iktikaf, terutama di separuh Ramadhan yanhg terakhir, sebeb keterangan Nabi saw bahwa yang beriktikaf dan beramal ibadah menghidupkan Ramadhan akan mendapatkan lailatul qadar, yang mana malam itu nilainya sama dengan seribu bulan atau delapan puluh tida tahun.

Berkaitan dengan ini semua, Allah jelaskan dalam al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 187: “janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beriktikafdalam mesjid”.

Juga dalam hadis Nabi Muhammad saw: “bahwa Nabi saw melakukan iktikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadhan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan iktikaf setelah beliau wafat”. (HR. Muslim).

Sebelum kita menjelaskan tentang mengapa lailatul qadar kehilangan umat, akan dipaparkan sedikit berkaitan dengan konsep iktikaf menurut syariat:

Pertama, definisinya: “ iktikaf artinya berdiam diri dan menetap suatu tempat.

Iktikaf secara istilah dikalangan para ulama Al-Hanafiyah (ulama Hanafi) berpendapat iktikaf adalah berdiam diri di masjid yang biasa dipakai untuk melakukan shalat berjama’ah, dan menurut asy-Syafi’iyyah (ulama Syafi’i) iktikaf artinya berdiam diri di masjid dengan melaksanakan amalan-amalan tertentu dengan niat karena Allah”.

Kedua, waktunya: “iktikaf dianjurkan dilaksanakan setiap waktu di bulan Ramadhan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved