Siak

Bupati Siak Layangkan Surat Edaran Ke Perusahaan-perusahaan di Siak Agar Membayar THR Pekerja

Bupati Siak Alfedri melayangkan Surat Edaran kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten Siak untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya

tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra
RAPAT VIRTUAL - Bupati Siak Alfedri menggelar rapat virtual dengan PLN, Pertamina dan Bulog menyangkut ketersediaan listrik, BBM dan kebutuhan pokok pada bulan Ramadan 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri melayangkan Surat Edaran (SE) kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten Siak untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan atau pekerja.

"Kita sudah layangkan SE sejak beberapa hari lalu, minimal seminggu sebelum Idul Fitri perusahaan sudah bayarkan THR karyawannya. Meskipun saat ini kita semua terdampak Covid 19," kata Alfedri, Kamis (14/5/2020).

Ia menerangkan, pandemi Covid 19 tidak menggugurkan kewajiban perusahaan untuk membayar THR kepada karyawannya. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016 tentang hak THR pekerja.

Karena itu, SE tersebut ditujukan kepada setiap pimpinan perusahaan baik Badan Usaha Milik Negara maupun Daerah. Bahkan bagi setiap pengusaha yang tidak memenuhi kewajiban itu akan tetap dikenai sanksi administrasi.

"Tetap akan ada sanksi bagi perusahaan yang membandel," kata dia.

Penerimaan Siswa Baru di Kabupaten Siak Masih Manual, Sekolah Buka Layanan WA

Pelaksanaan PSBB di Siak Riau Belum Final, Besar Kemungkinan Terapkan Pola Maksimal dan Minimal

PSBB di Kabupaten Siak Riau Dimulai 15 Mei 2020

Bupati Siak menyampaikan bila perusahaan tidak mampu sama sekali membayar THR pada waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pembayaran THR dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu yang disepakati.

Alfedri juga mengimbau kepada perusahaan yang tetap beroperasi senantiasa menerapkan standar protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dengan sabun, jaga jarak saat berinteraksi, dan lakukan penyemprotan cairan disinfektan.

"Saat pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) kami minta industri tetap jalan, namun wajib menerapkan protokol pencegahan Covid-19," katanya. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved