Virus Corona di Bengkalis

Puluhan ODP Klaster Magetan di Bengkalis Riau Menolak Dikarantina Terpadu

Sebanyak 26 OPD dari klaster Magetan di Kabupaten Bengkalis menolak dikarantina terpadu.

istimewa/bengkaliskab.go.id
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid 19 Bengkalis, Johansyah Syafri 

TRIBUNPEKANBARU.COM , BENGKALIS - Sebanyak 26 OPD dari klaster Magetan di Kabupaten Bengkalis menolak dikarantina terpadu.

Dinas Kesehatan Bengkalis melakukan karantina terpadu terhadap ODP yang berasal dari klaster Magetan sejak beberapa hari lalu.

Namun sebagian ODP dari klaster Magetan masih ada yang enggan ikut karantina terpadu ini.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra kepada Tribunpekanbaru.com  Senin (11/5/2020) siang.

Menurut dia beberapa orang yang menolak dikarantina itu berasal dari Kecamatan Bandar Laksamana.

"Kita dari gugus tugas sebenarnya bisa saja memaksa mereka ikut karantina terpadu. Hanya saja nanti bisa membuat situasi menjadi kisruh. Makanya urung kita lakukan pemaksaan,” jelas Ersan.

Kendati demikian Dinkes sudah meminta pihak kecamatan untuk berperan aktif membujuk mereka agar melakukan karantina terpadu.

"Sejauh ini sebagian yang masuk dalam kelompok klaster Magetan sudah ikut karantina terpadu. Tinggal yang dari Kecamatan Bandar Laksamana belum mau atau menolak," tambah Ersan.

Dia meminta kesadaran masyarakat yang ini untuk dikarantina. Karena karantina ini sifatnya sementara sampai hasil swab keluar saja, guna untuk keselamatan bersama.

"Kita minta sementara mau berkorban untuk kesalamatan bersama. Sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran," imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: ihsan
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved