Update Virus Corona di Riau

Tambah Hingga 67 Ruangan Khusus Pasien Covid-19, RSUD AA Siapkan Skenario Jadi RS Khusus Corona

Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA) menjadi rumah Sakit pusat rujukan pasien covid-19 di Riau.

istimewa
Aktivitas dokter dan perawat yang menangani pasien covid-19 di RSUD Arifin Achmad 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD-AA) menjadi rumah Sakit pusat rujukan pasien Covid-19 di Riau.

Pihak Rumah sakit terus mempersiapkan diri sesuai kebutuhan untuk pelayanan pasien.

Bahkan RSUD sendiri sudah membuat skenario untuk menjadikan sebagai Rumah Sakit khusus Corona.

Saat ini menurut Direktur Utama RSUD AA, Nuzelly Husnedi jumlah ruangan yang disiapkan untuk pelayanan pasien Covid-19 sebanyak 37 ruangan dari awal sebelumnya hanya empat ruangan.

Bahkan sebentar lagi ditambah 30 ruangan lagi, sehingga total keseluruhan menjadi 67 dilengkapi dengan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ada ICU serta kamar operasi khusus Covid-19.

Sedangkan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang sudah disiapkan menangani pasien Covid-19 di RSUD ini menurut Nuzelly sudah diatas 500 orang, sesuai SK yang sudah terbitkannya.

"Itu termasuk semuanya sampai CS dan prakarya jumlahnya sudah lebih dari 500 orang,"ujar Nuzelly.

Menurut Nuzelly pihaknya juga di RSUD AA sudah merancang menjadi pusat rujukan dan menjadi Rumah Sakit khusus penanganan Corona di Riau.

Karena selama ini pasien yang kondisinya berat selalu dirujuk ke pusat rujukan di RSUD AA, sedangkan pasien yang kondisinya tidak berat masih bisa ditangani Rumah sakit lain di Riau.

"Kita terus berkembang dan kita siapkan sesuai kebutuhan, Terakhirnya RS ini dijadikan sebagai rumah sakit khusus Covid-19 total,"jelas Nuzelly.

Namun untuk kondisi sekarang menurut Nuzelly, masih bisa menampung jumlah pasien yang dirujuk ke RSUD AA, paling yang terisi itu 50 persen dari jumlah ruangan yang ada.

Kesiapan rumah sakit umum daerah Arifin Achmad juga patut diacungi jempol, karena mereka juga sudah mempersiapkan formulasi ke depan bila wabah ini terus berlanjut.

Dimana, mereka juga sudah menyiapkan tim bencana rumah sakit internal, tim ini yang akan membuat formulasi kedepan apakah nantinya sampai ke tingkat bencana biologis.

"Termasuk juga tim yang bertugas bagaimana bisa aman perawat dan dokter bekerja dibuat formulasi dengan modifikasi ruangan serta formulasi lain dengan inovasi yang bisa melindungi perawat dan dokter,"jelasnya.

Sementara itu, untuk laboratorium pemeriksaan swab di RSUD AA juga saat ini masih terus berjalan dengan melayani pemeriksaan swab sebanyak 150 orang sampel darah setiap hari. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved