Virus Corona di Pekanbaru

Pasar Kaget di Pekanbaru Bakal Segera Ditertibkan, Cegah Penularan Covid-19

Aparat gabungan dari Kepolisian Pekanbaru, Satpol PP Pekanbaru dan Dinas Perindustrian Perdagangan (DPP) Pekanbaru bakal mengambil langkah kongkret

Dok.TribunPekanbaru/MelvinasPriananda
FOTO ILUSTRASI - Suasana aktivitas jual beli di pasar kaget yang berada di kawasan Tangkerang Timur Pekanbaru, Selasa (3/5). 

Pasar Kaget di Pekanbaru Bakal Segera Ditertibkan, Cegah Penularan Covid-19

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasar kaget masih beraktivitas di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Keberadaan pasar kaget ini mengabaikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sedang berlangsung.

Aparat gabungan dari Kepolisian Pekanbaru, Satpol PP Kota Pekanbaru dan Dinas Perindustrian Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru bakal mengambil langkah kongkret.

Mereka bakal melakukan penertiban bersama pada pekan depan.

"Kita bakal lakukan penertiban lebih masif terhadap pelanggaran protokol kesehatan di pasar," ulas Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut kepada Tribun, Jumat (15/5/2020).

Menurutnya, satu fokus pelaksanaan PSBB di Kota Pekanbaru adalah aktivitas pasar.

Ia menyebut pasar berpotensi menjadi satu lokasi penularan covid-19.

Apalagi pasar kaget di sejumlah kelurahan masih beraktivitas. Hal ini juga menjadi satu atensi dari Gubernur Riau.

"Maka kita bakal menindak tegas pasar kaget yang masih beroperasi. Lapak-lapaknya bakal kita angkut," tegasnya.

Walikota Pekanbaru, Firdaus menyebut bahwa aktivitas pasar tradisional memang perhatian khusus. Ia menyebut di pasar tradisional mestinya pengelola menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Mereka bisa memulainya dengan sterilisasi, menyediakan tempat cuci tangan dan juga kenakan masker saat ada di pasar.

"Jaga jarak saat berada di pasar, jangan sampai berkerumun di satu titik," paparnya.

Pasar kaget juga jadi perhatian. Pasar ini nantinya bakal ditindak oleh tim gabungan agar tidak berjualan secara berpindah.

Keberadaan pasar ini sulit diawasi karena lokasinya berpindah. "Kita akan tindak tegas bila memang masih ada," tegasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved