Virus Corona di Riau

Puluhan Petugas Medis Puskemas Positif dari Hasil Rapid Test Diduga Terkait dengan Kluster Magetan

Kasus puluhan petugas medis yang hasil testnya reaktif,diduga awalnya kontak Kepala Puskemas Lubuk Muda dengan anaknya, santri Ponpes Al Fatah Magetan

istimewa
Dinas Kesehatan Siak melaksanakan rapid tes untuk ODP di kecamatan Tualang, Kamis (7/5/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus puluhan petugas medis di Puskemas Lubuk Muda, Bengkalis yang hasil rapid testnya reaktif menyita perhatian publik. Saat ini seluruh petugas media yang hasil rapid testnya reaktif tersebut sudah dikarantina dan sudah diambil sampel swabnya untuk di uji dengan alat PCR. Saat ini Puskemas Lubuk Muda ditutup sementara sampai situasi kembali normal.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Jumat (15/5/2020) mengungkapkan, kasus diduga kuat bermula adanya salah seorang santri dari Ponpes Al Fatah Magetan Jawa Timur yang melakukan kontak dengan ayahnya.

Belakangan terungkap ternyata ayah dari santri ini adalah kepala Puskemas Lubuk Muda.

"Itu dari satu kasus saja bisa berdampak ke banyak orang. Kita imbau masyarakat waspada," katanya.

BREAKING NEWS: 34 Pegawai Puskesmas Lubuk Muda, Bengkalis Reaktif Rapid Test Covid-19

Puluhan ODP Klaster Magetan di Bengkalis Riau Menolak Dikarantina Terpadu

Gubri mengungkapkan 34 dari 38 petugas medis di Puskemas Lubuk Muda yang menjalani rapid test hasilnya positif atau reaktif. Seluruh petugas medis yang hasil rapid testnya reaktif ini langsung diambil swabnya untuk diuji PCR.

"Mudah-mudahan nanti hasil swabnya yang positif tidak sebanyak itu," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir memastikan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil Bengkalis tetap berjalan. Meskipun ada temuan 34 orang tenaga medis dari Puskesmas Lubuk Muda kecamatan Siak Kecil yang hasil rapit testnya reaktif.

Meski Pukesmas tersebut untuk sementara di tutup, namun pihaknya memastikan untuk pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar tetap berjalan. Yakni dengan mengalihkan pelayanan ke Puskemas terdekat. Sehingga pelayanan kepada masyarakat sekitar tetap bisa dilakukan.

"Jadi masyarakat yang mau berobat itu diarahkan ke Puskemas terdekat. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," kata Mimi, Jumat (15/5/2020).

Saat ini seluruh tenaga medis di Puskemas tersebut sudah diisolasi dan dilakukani tracing kontak terhadap petugas medis di Puskemas.

VIDEO: Hari Pertama PSBB Bengkalis, Belum Terlihat Aktifitas Berbeda dari Hari Biasa

Penerapan PSBB di Bengkalis Tak Berpengaruh, Warga Masih Ramai Berlalu Lalang dan Tak Pakai Masker

"Kontak tracing masih berjalan. Seluruh petugas medis yang hasil rapid testnya reaktif itu langsung diambil swabnya untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar positif Covid-19 atau tidak," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved