Kuliner Pekanbaru
Jamur Krispi nan Renyah, Jajanan Paling Diburu Anak Muda Pekanbaru
Jajanan yang satu ini banyak diburu anak muda Pekanbaru. Jamur tiram goreng krispi nan renyah di Daleq Mushroom.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Rinal Maradjo
TRIBUNPEKANBARU.COM , PEKANBARU - Satu lagi kuliner pekanbaru yang banyak diburu anak muda di Kota Bertuah . Jamur tiram goreng krispi nan renyah di Daleq Mushroom.
kuliner pekanbaru ini umumnya dijajakan dengan konsep jajanan pinggir jalan (streetfood) dan menjadikannya tidak lagi sebagai makanan berat seperti banyak digunakan pada berbagai masakan oriental.
Jamur krispi masih tergolong makanan sehat. Hal ini dikemukakan oleh Zulkifli, pemilik Daleq Mushroom yang berlokasi di Jalan Bangau Sakti, Tampan, Pekanbaru.
Terletak di belakang Universitas Riau, Kampus Panam, jamur krispi menjadi jajanan favorit mahasiswa.
"Bukan hanya mahasiswa aja. Masyarakat umum juga banyak yang suka jamur krispi ini karena enak dan renyah," ungkap Zul kepada Tribunpekanbaru.com , Kamis (7/5/2020).
Jamur krispi juga bisa menjadi teman santap siang atau malam. Rasa jamur dan aromanya dapat menggugah selera.
Camilan buatan Daleq Mushroom ini begitu renyah di balik balutan tepung krispi.
Menurut Zul, di samping kerenyahannya, ada bumbu racikan sendiri yang dicampur dengan tepung krispi tersebut. "Ada bumbu rahasia pas meracik campuran tepung krispi," katanya.
Menurut Zul, pembuatan jamur krispi ini sangat sederhana. Namun paling penting adalah pada pemilihan jamur yang berkualitas.
Ia mengatakan, jamur harus dipanen saat subuh agar lebih segar. Jamur juga tidak bisa dipakai untuk hari berikutnya.
"Jamur yang dipanen subuh, dipakai untuk sehari aja. Nggak bisa bermalam," ujar pria 24 tahun ini.
Jamur yang masih segar, pertama sekali disuwir terlebih dahulu. Ia menjelaskan, jamur disuwir sesuai standar.
Penyuwiran jamur memperhatikan ukurannya karena akan mempengaruhi rasa. Zul mengemukakan, rasa jamur harus tetap ada atau tidak boleh hilang setelah digoreng dengan tepung krispi.
"Jamur tidak terlalu tebal, tidak terlalu tipis. Kalau terlalu tebal, jadi keras atau rasa jamurnya hilang," katanya.
Setelah disuwir, jamur langsung dicuci. Kemudian dikeringkan. Proses pengeringannya tidak dijemur. Menurut Zul, jamur dipisahkan dari air menggunakan Spinner. Jamur dikeringkan sampai lembab. Lalu ditepungi.
Jamur dan tepung diguncang dalam satu wadah tertutup agar merata. Setelah itu, jamur siap digoreng.
Zul memasang alat pengukur suhu pada wadah penggorengan. Ini agar proses penggorengan bisa dikontrol agar tidak sampai membuat jamur krispi mengeras.
"Jamur digoreng sampai agak kecokelatan. Jamur juga tidak sampai terlalu berminyak saat dimakan," kata Zul.
Tersedia 16 Varian Rasa
Jamur krispi di Daleq Mushroom, Pekanbaru tersedia dalam 16 varian rasa.
Setiap varian, tersedia yang standar dan premium. Standar dan premium dibedakan dari kualitas bumbu taburnya.
"Kalau standar pakai bumbu tabur biasa. Sementara yang premium, pakai yang non-msg," kata Zulkifli.
Harga standar juga terbilang terjangkau yakni Rp 10 ribu per porsi dan premium Rp 15 ribu. Harga ini berlaku untuk semua varian.
Varian rasa terdiri dari original, balado, pedas manis, rumput laut, barbeque, jagung bakar, jagung manis dan blackpepper.
Delapan varian lagi, yakni, masing-masing varian rasa tersebut ditambah bumbu pedas. Semua bumbu tabur.
"Best seller atau yang paling laris adalah original, balado dan blackpepper," beber Zul.
Ia menambahkan, konsumen yang ingin menikmati keaslian rasa jamur, meminta jamur krispi tanpa bumbu tabur. ( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)
