Breaking News:

Polisi yang Tembak Istri dan TNI Terancam Pecat dan Bui 5 Tahun, Berang Pergoki Korban Bersetubuh

Bripka He (47), yang menembak istrinya dan anggota TNI karena berselingkuh terancam hukuman penjara selama 5 tahun dan terancam dipecat

Facebook Koro Tojo
Kolase Foto Serda HA, Bripka Her dan istrinya HT 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JANEPONTO - Anggota polisi Bripka He (47), yang menembak istrinya dan anggota TNI karena berselingkuh terancam hukuman penjara selama 5 tahun.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengatakan, dari hasil pemeriksaan, penyidik menjerat He dengan Pasal 351 Ayat (2) KUHP.

"Saat ini proses hukum pidana (berjalan) di Polda. Sanksinya kurungan minimal 5 tahun," kata Guntur, saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2020) malam.

Tidak hanya hukuman pidana, He juga terancam mendapatkan sanksi pemecatan dari kepolisian bila dinyatakan bersalah di pengadilan dan berkekuatan hukum tetap.

BIKIN GEGER, Lagi Pedagang Campur Daging Sapi dan Babi, Kali Ini di Pasar Bengkok Tangerang

Dikebumikan dengan Protokol Covid-19, Delapan PDP yang Meninggal di Pelalawan Riau Negatif Corona

Masih Hidup saat Digantung,Bocah 10 Tahun Korban Perkosaan Sempat Melawan,Pelaku Masih Satu Kampung

"Apabila inkrah dapat dilakukan pemecatan," imbuh Guntur. Saat ini, He sudah ditahan di rutan Polda Sulsel.

Sementara istri He dan satu anggota TNI yang jadi korban penembakannya masih dirawat di rumah sakit.

Kondisi kedua korban berangsur membaik pasca menjalani operasi.

Sebelumnya diberitakan, Bripka He (47) menembak istrinya berinisial HT (42), dan seorang anggota TNI Serda HA (46) di tempat tinggalnya di Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (15/5/2020) malam.

Dari informasi yang dihimpun, Bripka He merupakan salah satu anggota polisi yang bertugas di Makassar.

Sementara Serda HA merupakan seorang Babinsa yang berasal dari kesatuan Kodim 1425/Jeneponto.

Halaman
123
Editor: Nurul Qomariah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved