Rela Lepas Karier di Luar Negeri, Syamsimar Sukses Tekuni Creative Design di Riau
Syamsimar Kusumawardani rela melepas peluang karier di luar negeri dan memilih kembali ke Riau. Dia sukses menekuni bisnis creative design.
Penulis: ihsan | Editor: Rinal Maradjo
TRIBUNPEKANBARU.COM , PEKANBARU - Rasa cinta kepada tanah air, khususnya tanah kelahiran, membuat wanita cantik ini kembali.
Ia memilih berkarya di negeri sendiri, meski di luar negeri lebih menggiurkan. Dia adalah Syamsimar Kusumawardani.
Nana, sapaan akrabnya, sempat bekerja sesuai bidang keahliannya sebagai Creative Designer di Malaysia.
Ia berada di negeri jiran itu sekitar empat tahun sejak kuliah untuk bidang ini. Ia juga pernah ke Inggris.
Nana mengakui, Creative Design di Malaysia adalah profesi yang cukup dihargai dan berpenghasilan lumayan. Namun gadis 26 tahun ini memilih kembali ke Pekanbaru pada Agustus 2015.
Ia meninggalkan peluang karier yang sempat dibangunnya di Malaysia. Kembalinya ia karena sebuah motivasi.
Menurut Nana, dunia creative design belum begitu menggeliat di Provinsi Riau.
Ia berpikir, dunia kreatif khususnya creative design untuk branding belum begitu dikenal oleh masyarakat Pekanbaru kala itu. Ini menyebabkan sulitnya anak muda mencari wadah untuk berkreasi.
"Saya berpikir, harus dimulai dari kita. Kalau nggak, siapa yang mau mulai memperkenalkan creative design untuk branding," ujar Nana kepada Tribunpekanbaru.com , Senin (11/5/2020).
Sekembalinya dari Malaysia, ia mulai menjalankan jasa creative design secara daring dan masih sendiri. Kemudian ia mengikuti Riau International Youth Summit 2016.
Di sini, ia bertemu dengan banyak teman yang saling menyampaikan pengalamannya tentang kondisi Riau. Ia juga mengikuti kegiatan-kegiatan sosial.
Nana berusaha memperbanyak teman. Sangat sedikit yang dia kenal setelah lama di luar negeri dan baru kembali ke tanah air.
Lewat kegiatan yang diikutinya, ia mencari cara agar dapat mewujudkan keinginannya dapat berbuat untuk Riau.
Pada 2017, Nana terpilih menjadi peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Ia terpilih berangkat ke Jepang.
Akhirnya ia menemukan teman satu visi tentang pengembangan dunia creative design di Riau. Bersama rekannya, ia mendirikan Kastil Creative pada September 2017.
"Kastil fokus ke branding. Bagaimana mempromosikan branding lokal menjadi go international," Yang namanya merintis, pastilah tidak mudah. Di awal Kastil Creative berdiri, saya masih bingung mencari pasar. Lambat laun, creative design semakin dikenal melalui Kastil,” tuturnya.
Hal ini tidak terlepas dari kegigihannya dan rekan dalam memperkenalkan betapa pentingnya branding.
Menurut dia, sebuah usaha akan mampu bertahan dan berkembang jika memiliki branding yang kuat. Inilah yang belum begitu disadari oleh pelaku usaha kecil di Pekanbaru.
Nana mengatakan, Kastil Creative menggelar pelatihan di sejumlah sekolah. Termasuk memberi penyuluhan kepada pelaku UMKM.
"Misalnya bagaimana mempromosikan usaha hanya dengan handphone," ujar Nana.
Ke depan, ia berharap, merek atau brand lokal mampu menembus pasar internasional melalui karya creative design yang dibuatnya.
Kenalkan Riau Lewat Ilustrasi
Nana menunjukkan rasa cintanya kepada Riau melalui karya. Selain sebagai creative designer, ia juga seorang ilustrator. Lewat ilustrasi yang dibuatnya, ia ingin mempromosikan Provinsi Riau.
"Saya menggambar spot-spot wisata di Pekanbaru. Gambar saya buat dalam bentuk postcard, lalu saya kasih ke klien," ujar Nana.
Menutur dia, cara untuk memperkenalkan Riau sejalan dengan profesinya sebagai creative design.
Saat mengikuti PPAN tahun 2017 di Jepang, ia memperkenalkan Tanjak. Nantinya ia berharap, karya ilustrasi dan creative design saling mendukung untuk mengangkat Riau.
Menurut Nana, mimpi besar harus dimulai dari hal-hal kecil. Sebagai anak muda, kata dia, berbuat untuk negeri tidak mesti dimulai dengan hal-hal besar.
"Dari hal kecil bisa berdampak besar. Dimulai dari yang sederhana, asal dengan niat baik," katanya.
( Tribunpekanbaru.com /Fernando Sihombing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/syamsimar-kusumawardani.jpg)