Liga 2 2020

BOLA LOKAL: Klub Tiga Naga Sarankan Seperti Ini Format dan Komposisi Liga Tahun Depan

Klub Tiga Naga Riau mengharapkan, agar nantinya PSSI menetapkan keputusan kelanjutan Liga, sesuai dengan masukan para klub

Dokumentasi Tribunpekanbaru.com
Skuad KS Tiga Naga Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Klub Tiga Naga Riau mengharapkan, agar nantinya PSSI menetapkan keputusan kelanjutan Liga, sesuai dengan masukan para klub, yakni dominan meminta liga dihentikan tahun 2020 ini.

Jika liga dihentikan tahun ini, lalu bagaimana format dan komposisi liga selanjutnya?

Manajer Tiga Naga Riau Hidayat menjelaskan, untuk format dan komposisi liga disarankan, dengan komposisi tim peserta yang sama dengan kompetisi Liga 2 Musim 2020.

"Ini sesuai dengan isi surat yang kita layangkan ke PT LIB dan PSSI kemarin. Pada poin kedua kita sebutkan, agar kompetisi Liga 2/ 2020 dihentikan total, dan dilanjutkan pada Tahun 2021, dengan komposisi tim peserta yang sama dengan kompetisi Liga 2 Musim 2020," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (18/5/2020).

Tiga Naga menyarankan juga, Liga 2 bisa digulirkan pada awal tahun 2021. Pada draft atau format l yang ditetapkan PT LIB selaku operator Liga, di antaranya mengenai penghapusan babak delapan besar, yang pada beberapa musim ini selalu dimainkan.

Sebanyak 24 tim akan dibagi ke dalam dua wilayah, barat dan timur. Masing-masing juara grup langsung mendapatkan tiket untuk promosi ke Liga 1 dan akan memainkan partai final.

Sementara dua tim runner-up akan memainkan laga play-off merebutkan satu tiket promosi tersisa.

Lalu untuk degradasi ke Liga 3 tak ada perubahan, dimana tiga tim dari tiap wilayah akan turun kasta. Untuk komposisi pembagian Grup Liga 2, Wilayah Barat: PSIM Jogja, PSMS Medan, Semen Padang, Badak Lampung FC, PSPS Pekanbaru, Babel United FC, Sriwijaya FC. Ditambah Perserang, Cilegon United FC, PSKC Cimahi, dan dua tim promosi Persekat Tegal dan AS Abadi Tiga Naga.

Sementara Wilayah Timur: Kalteng Putra, Martapura FC, Mitra Kukar FC, Persiba Balikpapan, Persijap Jepara, Persis Solo, PSCS Cilacap. Selain itu, Putra Sinar Giri, Persigo Semeru, Sulut United FC, PSBS Biak dan Persewar Waropen.

"Jadi tidak ada perubahan apapun. Kita tetap mengacu pada format dan komposisi awal," sarannya.

Sekadar diketahui, hingga kini, PSSI belum bisa memutuskan kelanjutan Liga, karena masih berpatokan pada status darurat COVID-19 yang ditetapkan pemerintah hingga tanggal 29 Mei 2020 mendatang.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved