Pelaksanaan PSBB di Riau

Hari Keempat PSBB di Pelalawan, Begini Kondisi Aktivitas Masyarakat dan Tempat Usaha yang Beroperasi

Hari Senin (18/5/2020) merupakan hari keempat pelaksanaan PSBB di Pelalawan. Namun di jalan protokol masih ada warga yang tak memakai masker.

Tribunpekannbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Kondisi lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci pada hari keempat penerapan PSBB di Kabupaten Pelalawan, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Hari ini, Senin (18/5/2020) merupakan hari keempat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Pelalawan Riau sejak disetujui Menteri Kesehatan (Menkes) pekan lalu.

Pantauan tribunpekanbaru.com, aktivitas masyarakat di Kota Pangkalan Kerinci tampak masih seperti biasa sebelum adanya PSBB.

Arus lalu lintas di sepanjang jalan protokol dipadati masyarakat dan tidak sedikit warga yang tak menggunakan masker, khususnya pengendara motor serta pejalan kaki.

Aktiivtas di perkantoran yang jadi fasitas dan pelayanan umum terlihat berjalan seperti biasanya. Seperti kantor perbankan hingga instansi yang melayani masyarakat, diberlakukan protokol kesehatan.

Kabar Baik, Sempat Reaktif Covid-19, Tiga Santri Klaster Magetan di Pelalawan Dinyatakan Negatif

BREAKING NEWS: Satu Pasien Positif Corona di Pelalawan Riau Dinyatakan Sembuh, dari Klaster Magetan

Termasuk pelaku usaha maupun toko yang ada di sepanjang Jalintim masih beroperasi layaknya hari biasa, hanya saja tempat cuci tangan telah disiapkan di depan toko.

Terlihat di Bank Riau Kepri Pangkalan Kerinci, pelayanan nasabah yang datang diterapkan physical distancing. Nasabah tidak boleh ramai di dalam ruangan dan nomor urut yang terakhir diminta menunggu di luar dan masuk bergantian.

Kondisi Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci tampak seperti biasanya ada hari pertama penerapan PSBB di Kabupaten Pelalawan, Jumat (15/5/2020).
Kondisi Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci tampak seperti biasanya ada hari pertama penerapan PSBB di Kabupaten Pelalawan, Jumat (15/5/2020). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

"Kata petugasnya tadi untuk mengurangi jumlah orang di dalam. Apalagi sekarang sudah PSBB," terang seorang warga Rudi Alfian kepada tribunpekanbaru.com, Senin (18/5/2020).

Warga lainnya, Marini (42) menyatakan, selama PSBB banyak tokok yang tetap buka hingga malam. Aktivitas pedagang makanan yang ada di pinggir jalan hingga penjual di kaki lima yang kerap disebut pasar jongkok masih beroperasi. Tentunya pembeli datang berdesak-desakan untuk berbelanja menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tambah 2 Posko Cek Poin di Jalan Koridor RAPP, Perbatasan Pelalawan Riau Dijaga Ketat Selama PSBB

Penerapan PSBB di Pelalawan Jam Malam Mulai Diberlakukan, Ratusan Personil Dilibatkan

"Ada juga toko pakaian besar-besar yang masih buka sampai malam. Sebenarnya itukan ngak bisa, harus tutup," tandas ibu dua anak ini.

PSBB di Kabupaten Pelalawan masih tahap sosialisasi selama tujuh hari sejak diberlakukan Jumat (15/5/2020) lalu. Belum ada penindakan yang dilakukan oleh petugas gabungan terhadap pelanggar PSBB.

Petugas hanya memberikan pemahaman terkait hal-hal yang dilarang dan tak boleh dilakukan selama PSBB. Seperti berkumpul-kumpul, berjualan hingga malam, serta aktivitas sosial budaya lainnya.

"Kita dari Polres Pelalawan dan jajaran terus melakukan sosialisasi di wilayah hukum masing-masing terkait PSBB. Karen masih tahap sosialisasi, jadi pelum ada peninggakan," kata Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Haryanto.

Perosnil yang turun dalam memberikan sosialisasi PSBB telah dibagi, termasuk di wilayah polsek masing-masing. Termasuk juga petugas siaga di posko kheck point yang didirikan di empat titik, memantu arus lalu lintas dan pemudik yang nekat melintas.

Hari Pertama PSBB di Pelalawan Riau Masih Ada Pengendara Motor yang Tak Kenakan Masker

Pelaksanaan PSBB hari pertama di Kabuaten Pelalawan Riau tampak masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak memakai masker saat berkedara di Jalintim Kota Pangakalan Kerinci, Jumat (15/5/2020).
Pelaksanaan PSBB hari pertama di Kabuaten Pelalawan Riau tampak masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak memakai masker saat berkedara di Jalintim Kota Pangakalan Kerinci, Jumat (15/5/2020). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Tengku Mukhlis menyebutkan, Pemda akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) dalam sebagai turunan dari Peraturan Gubernur (Pergub). Dalam Perbup akan diatur hal-hal yang dibatasi maupun yang dilarang sama sekali, termasuk sanksi yang diterapkan kepada masyarakat pelanggar PSBB.

"Perbup akan disusun yang mengatur secara teknisnya. Termasuk masukan-masukan yang diberikan Forkopimda maupun tokoh masyarakat," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved