Techno

Kementerian Kominfo Siapkan Protokol & Skenario "New Normal", Tapi Pendiri Facebook Sudah Mendahului

Entah kebetulan atau tidak, ternyata kampanye New Normal yang digaungkan Pemerintah RI ternyata sudah dipraktekkan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg

Instagram/Zuck
Tangkapan Layar Kegiatan Mark Zuckerberg dengan status New Normal pada tanggal 17 Mei lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pandemi Covid-19 memang belum berakhir. Tak hanya di Indonesia, di sejumlah negara lain pun wabah ini masih belum dapat diatasi. Pemerintah Indonesia pun sudah mulai mengampanyekan " new normal" atau situasi normal yang baru, agar aktivitas masyarakat berangsur-angsur pulih di tengah pandemi yang masih mewabah.

Kementerian BUMN telah mengantisipasi skenario new normal di lingkungan BUMN. Hal yang sama juga sedang disiapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) untuk wilayah kerjanya.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, pihaknya saat ini tengah memersiapkan skenario tersebut.

Luhut Binsar Pandjaitan : Kita Khusyuklah Mendoakan Bangsa, Gaya Hidup Kita Menuju New Normal

"Kominfo sedang mempersiakan protokol terkait new normal dan akan diimplementasikan sesuai dengan fase atau tahapan yang diatur dalam keputusan yang akan diambil oleh pemerintah pusat," ungkap Johnny melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Senin (18/5/2020).

Kendati demikian Menkominfo belum menjelaskan secara rinci seperti apa rancangan protokol new normal yang tengah dibuat.

Johnny juga belum mengungkap kapan protokol dan skenario "new normal" tersebut akan mulai dilaksanakan. Sebelumnya, Kementerian BUMN sudah lebih dulu mengantisipasi kondisi "new normal" tersebut dengan membentuk tim khusus penanganan Covid-19.

Tim tersebut bertugas merancang timleine pelaksanaan skenario new normal. Salah satu skenarionya adalah mewajibkan karyawan berusia di bawah 45 tahun untuk masuk kantor setelah tanggal 25 Mei mendatang.

Kaum Hawa Wajib Waspada, Kabarnya Kamera HP Ini Bisa Memotret Pakaian Hingga Tembus Pandang

New Normal Ala Pendiri Facebook

Sejak Badan Kesehatan Dunia menetapkan status pandemi Covid-19 pada 11 Maret, sejumlah negara bagian di Amerika Serikat (AS) juga memberlakukan lockdown mulai 19 Maret. Hal itu dilakukan untuk memperketat physycal distancing (jaga jarak fisik) penduduknya.

Walhasil, penduduk AS harus menyesuaikan diri dengan kehidupan normal yang baru. Tak terkecuali bos besar Facebook Inc., Mark Zuckerberg.

Halaman
12
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved