Breaking News:

PSBB di Riau

BREAKING NEWS: Aksi Penolakan Berlangsung di Hari Pertama Penerapan PSBB Dumai, Warga Turun ke Jalan

Hari Pertama pelaksanan ‎penerapan pembatasan Sosial bersekala Besar (PSBB), di Kota Dumai, diwarnai berbagai aksi penolakan.

TRIBUN PEKANBARU / DONY KUSUMA PUTRA
Aksi Penolakan penerapan PSBB di Kota Dumai. 

"Kami menilai PSBB ini terlambat, karena penyebaran Covid-19 di Kota Dumai sudah menurun," ujar Koordinator KEMMAK Andri Kodri.

Bahkan dengan lantang, Andri Kodri, meminta Wali Kota Dumai Zulkifli mencabut Perwako terkait PSBB di Kota Dumai, karena menilai terkesan lambat diterapkan.

Masyarakat turun ke jalan melakukan penolakan diterapkannya PSBB di Kota Dumai
Masyarakat turun ke jalan melakukan penolakan diterapkannya PSBB di Kota Dumai (TRIBUN PEKANBARU / DONNY Kusuma Putra)

"Selain itu kami meminta juga agar terkait aturan beribadah di rumah tolong di cabut, kami meminta agar masyarakat muslim di Kota Dumai untuk di bebaskan beribadah terutama nanti saat salat Idul Fitri," tuturnya

Menanggapi Aksi tersebut, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful menjelaskan pemberlakuan PSBB di Kota Dumai mengingat masih terjadinya penyebaran Covid-19 di Kota Dumai.

"Kami akui memang pasien sembuh semakin banyak, namun masih ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Dumai," imbuhnya.

"Memang paling efektif dilakukan lockdwon, tapi kondisinya tidak mungkin karena akan mematikan, kami berharap dengan PSBB di Kota Dumai bisa memutus mata rantai penyeberan Covid-19 di Kota," tuturnya.

Ia meminta mahasiswa ikut juga menjaga sosial distancing dan menggunakan masker jika beraktivitas di luar di rumah.

"Mari bersama-sama, menjaga Kota Dumai dalam upaya memutus mata rantai penyeberan Covid-19 di Kota Dumai," sebutnya.

Aksi penolakan PSBB ternyata tidak sampai disitu, bahkan aksi penolakan PSBB di kota Dumai, tersebut berlanjut di Malam Hari menuju Dini hari, dimulai Sekitar 22.00 Wib‎, yang dilakukan oleh ratusan pedagang kaki lima yang ada di Pasar Senggol Jalan Sudirman.

Bahkan aski pen‎olakan PSBB yang dilakukan oleh para Pedagang ini menjadikan kerumunan yang tidak mengindahkan physical distancing, bahkan melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang di atur dalam Perwako nomor 34 tahun 2020.

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved