Virus Corona di Pekanbaru

Pekanbaru Zona Merah Covid-19, Wako Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri Tahun Ini di Rumah Saja

Ia menyebut pemerintah kota berpedoman pada arahan Kementrian Agama RI dan fatwa MUI.

Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
FOTO ILUSTRASI - Umat muslim berkumpul di halaman Masjid Agung An Nur Provinsi Riau Pekanbaru untuk mengikuti Salat Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Firdaus mengimbau masyarakat untuk mendirikan Salat Idul Fitri tahun ini di rumah.

Pasalnya Kota Pekanbaru termasuk zona merah yang sudah terjadi penularan lokal covid-19.

Ia menyebut pemerintah kota berpedoman pada arahan Kementrian Agama RI dan fatwa MUI.

Daerah zona merah dan sedang melaksanakan PSBB melaksanakan shalat ied di rumah.

"Maka untuk Kota Pekanbaru, seluruh wilayahnya zona merah dan sedang melaksanakan PSBB," paparnya kepada Tribun, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, pemerintah kota mengikuti anjuran dari pemerintah pusat melalui Menteri Agama RI dan fatwa MUI. Ia menyebut di zona merah harus melindungi jiwa dan kesehatan masyarakat dengan cara tetap di rumah.

"Maka untuk untuk pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini di rumah saja," ulasnya.

Firdaus menyampaikan bahwa cara mencegah penyebaran covid-19 dengan menjaga pertemuan sosial atau social distancing. Lalu menjaga jarak fisik atau physical distancing.

"Ini strategi untuk mencegah penyebaran covid-19, maka tetap belajar, bekerja dan beribadah di rumah," terangnya.

Ia menyebut bahwa Indonesia mengalami pandemi covid-19 sejak April 2020 lalu. Masyarakat pun harus beribadah di rumah untuk melindungi masyarakat dari penyebaran covid-19.

Firdaus pun menggambarkan bahwa adanya shalat Idul Fitri secara serentak di lapangan dan masjid berpotensi jadi lokasi penyebaran covid-19. Apalagi masyarakat yang datang jumlahnya ratusan hingga ribuan orang di satu lokasi.

Apalagi tidak ada yang menjamin para jemaah yang dalam kondisi sehat. Ia menyebut bisa saja ada orang tanpa gejala.

"Jadi bisa dibayangkan ratusan ribu orang berkumpul secara serentak, maka diimbau masyarakat tetap di rumah mendirikan shalat ied," paparnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved