Pungut Parkir Lebihi Perda, Petugas OKnum Juru Parkir Dapat Teguran Keras Dishub Pekanbaru

Aksi oknum juru parkir di Jalan Setia Budhi, Kota Pekanbaru membuat resah masyarakat. Ada oknum yang memaksa memungut parkir melebihi perda.

istimewa
Petugas memberi peringatan kepada oknum juru parkir di Jalan Setia Budhi, Kota Pekanbaru yang membuat resah masyarakat. Oknum juru parkir memaksa memungut parkir melebihi perda. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Aksi oknum juru parkir di Jalan Setia Budhi, Kota Pekanbaru membuat resah masyarakat. Ada oknum yang memaksa memungut parkir melebihi perda.

Informasi Tribun, oknum juru parkir mendatangi pengendara secara tiba-tiba. Ia lantas meminta uang parkir melebihi perda parkir.

Oknum juru parkir memaksa pengendara sepeda motor harus membayar Rp 2.000. Besaran pungutan parkir itu tidak sesuai Peraturan Daerah No.3 tahun 2009 tentang Parkir dan Retribusi Parkir.

Retribusi parkir untuk sepeda motor atau roda dua hanya Rp 1000 untuk satu kali parkir. Sedangkan untuk mobil atau roda empat Rp 2000 untuk satu kali parkir.

Oknum tersebut juga sempat berujar bahwa petugas Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru pun harus membayar lebih di sana. Ia berkilah bahwa uang pungutan parkir adalah uang pungutan pemuda, bukannya uang pungutan untuk kas daerah.

Petugas dari UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru langsung bertindak cepat. Mereka lantas mendatangi lokasi itu untuk mencari keberadaan oknum juru parkir.

Petugas pun mendapatinya sedang memungut parkir di kawasan itu. Mereka langsung memberi peringatan kepada oknum juru parkir tersebut.

"Kami langsung intograsi terhadap oknun juru parkir ini. Aksinya sudah meresahkan," terang Plt Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Khairunnas kepada Tribun, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, oknum juru parkir itu mengaku punya koordinator. Ia menegaskan bahwa petugas sudah memperingatkan oknum petugas parkir.

Khairunnas pun menyebut pihaknya sudah memberi peringatan keras kepada oknum juru parkir. Begitu juga dengan kordinator parkir di kawasan itu.

Pria berkumis ini menyebut bahwa kordinator parkir memiliki Surat Perintah Tugas (SPT) memungut parkir di Jalan Setia Budi. Sayangnya oknum juru parkir malah memungut parkir melebihi besaran di perda.

"Apabila masih memungut melebihi perda, maka SPT akan dicabut," tegasnya.

Khairunnas menjelaskan bahwa oknum juru parkir mengaku tidak semua pengendara mau memberi uang parkir melebihi perda. Ada juga yang tetap memberi uang parkir sesuai perda.

"Intinya kita sudah memberi peringatan, kita tetap melakukan patroli untuk mencegah ulah oknum juri parkir nakal," terangnya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang) 

Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved