WHO Umumkan Kabar Buruk. Sebut Virus Corona Tak Bakal Hilang di Dunia, 'Tak Bisa Lagi Dilenyapkan'

WHO memberikan peringatan agar masyarakat lebih waspada dan menerima hidup berhadapan dengan virus corona.

NICOLAS ASFOURI / AFP
Peneliti menunjukkan model plastik coronavirus COVID-19 di Laboratorium Kendali Mutu di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing, Rabu (29/4/2020). 

Menurutnya, keadaan itu sama seperti HIV yang dulunya sempat menjadi pandemi dan masih ada hingga kini.

"HIV belum hilang. Dan kini kita berhadapan dengan virus corona," imbuhnya.

Sebagai informasi, HIV AIDS pernah menjadi pandemi yang muncul pada tahun 1980-an.

 Tak Hanya Penyemprotan Disinfektan, Polda Jambi Juga Lakukan Sterilisasi Ancaman Teror dan Bom

 Sinopsis Film Hijacked Tayang 20 Mei 2020 Pukul 01.30 WIB di Bioskop Trans TV

 Interaksi Dengan Warga Terpapar Corona, Bupati Ini Disuruh Anak Tidur Beralaskan Karpet

Virus ini kali pertama muncul di Amerika Serikat, dikutip dari Xinhua via Kontan.co.id.

Para tenaga medis menangani pasien Covid-19
(Ilustrasi) Kompas
Para tenaga medis menangani pasien Covid-19

 

Selain HIV, cacar juga pernah menjadi pandemi mematikan.

Melansir Intisari.ID, sebelum vaksinasi cacar dilakukan pada tahun 1960-an, penyakit yang kini dianggap sepele ini pernah menewaskan sebanyak 300 juta penduduk di abad ke-20 saja.

Pada abad ke-18, cacara bahkan menewaskan sebanyak 400 ribu orang Eropa per tahunnya.

Kendati vaksinnya telah ditemukan, namun virus HIV dan cacar masih hidup di tengah-tengah masyarakat hingga kini.

Hanya saja, penularan virus cacar dan HIV tidak semudah penularan virus corona.

Halaman
123
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved