1.312 Sopir Trasnsportasi Umum Tak Jalan Sejak PSBB, Organda Tak Sanggup dengar Curhatan Anggotanya

Sebanyak 1.312 orang sopir yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau tidak bisa bergerak saat ini

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Angkutan penumpang 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Sebanyak 1.312 orang sopir yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau tidak bisa bergerak saat ini dan tidak lagi bisa bekerja seperti biasanya.

Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organda Provinsi Riau, Wan Anwar mengatakan, sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), para sopir tidak bisa lagi bekerja seperti biasanya.

"Ada sebanyak 1.312 orang sopir kita yang tak bisa lagi bekerja, terdampak Covid-19. Sejak PSBB diberlakukan, transportasi umum tak bisa lagi jalan," saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (20/5/2020).

Dikatakan Wan, sampai saat ini sangat banyak keluhan dari para sopir kepada pihaknya, dengan berbagai macam kendala untuk kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa dipenuhi. Belum lagi anggota keluarga yang harus dinafkahi.

"Kami sampai tak sanggup mendengar keluhan mereka. Sangat susah kehidupan mereka. Anak-anaknya, istrinya, beragam keluhan. Berbagai cara dilakukan agar bisa anak-anaknya tetap bisa makan setiap hari," ujar Wan.

Sebagai organisasi yang menaungi anggotanya, dikatakan Wan pihaknya juga sudah mencoba untuk meminta bantuan dari Pemko Pekanbaru, agar para anggotanya mendapatkan bantuan sosial. Namun hingga saat ini belum ada tindaklanjut dari pihak terkait.

"Kita sudah coba sampaikan dan minta bantu pemerintah kota, tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjut. Kitapun bingung bagaimana bisa anggota agar bisa mendapatkan bantuan," tuturnya.

Wan memastikan, jelang lebaran ini, angkutan umum yang tergabung dalam Organda tidak ada menyiapkan armada angkutan darat jelang lebaran Idul Fitri 1441 H kali ini.

"Tahun ini kita tidak ada siapkan armada. Karena memang tidak bisa jalan, angkutan umum, angkutan penumpang, pariwisata dan lainnya. Kecuali untuk angkutan barang, hanya itu yang bisa tetap jalan dari organisasi kita," tuturnya.

Ia berharap, agar pandemi Covid-19 bisa segera berlalu dan masyarakat secara keseluruhan bisa beraktivitas seperti biasa kembali, dan perekonomian pun segera kembali pulih, tanpa dampak buruk yang signifikan dirasakan oleh masyarakat. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved