Breaking News:

Kepulauan Meranti

Antisipasi Arus Manusia dan Sebaran Covid-19 di Meranti, Petugas Siaga di Penyeberangan Antar Pulau

Dishub Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menyiagakan petugas gabungan di beberapa titik penyeberangan kempang antar pulau.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: CandraDani
istimewa
Tim gabungan saat berada di desa Bandul, Kepulauan Meranti untuk koordinasi isolasi desa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menyiagakan petugas gabungan di beberapa titik penyeberangan kempang antar pulau.

Hal itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran corona virus desease ( Covid-19) sekaligus untuk mengamankan arus penyeberangan masyarakat. Terlebih dalam suasana lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Untuk beberapa titik akses penyeberangan yang pasat, kita siagakan petugas secara bergilirin. Dalam hal ini kita bekerjasama dengan Satpol PP, personil Polsek, TNI maupun upika yang ada," ungkap Kepala Dinas Perhubungan, Dr H Aready SE MSi, Rabu (20/5/2020).

Dia menyebutkan bahwa akses penyeberangan kempang ke luar daerah, seperti ke Kabupaten Bengkalis dan Siak, untuk sementara di stop hingga situasi pandemi Covid-19 mereda.

Pasien Positif Covid-19 Jadi 5 Orang di Meranti, 12 Orang Dinyatakan Kontak Erat Salah Satunya Bayi

"Khusus kempang atau pompong penyeberangan ke daerah lain kita stop. Yang beroperasi hanya antar pulau di Meranti saja," bebernya menjelaskan.

Sambungnya lagi, untuk titik penyeberangan yang tidak begitu padat, dilakukan pemantauan secara intensif oleh petugas Dishub.

"Sebagai upaya mencegah dan menerapkan protokol kesehatan dalam situasi pandemi ini, petugas yang siaga disetiap akses tetap menyampaikan himbauan memakai masker dan jaga jarak," tutur Aready.

Bahkan, lanjut Kadishub, para pemilik kempang atau pompong penyeberangan antar pulau diminta untuk menyediakan fasilitas cuci tangan. Sehingga, masyarakat yang menggunakan jasa transportasi tersebut bisa memanfaatkannya dalam menjalani protokol kesehatan.

"Jadi, setiap kempang atau pompong harus menyediakan tempat cuci tangan bagi penumpang. Ini salah satu langkah untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Corona," sebutnya.

Dilarangnya Perdagangan Lintas Batas Jadi Faktor Inflasi di Kepulauan Meranti

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kepulauan Meranti, Helfandi mengatakan petugas keamanan gabungan secara intensif menyampiakan himbauan protokol terkait pencegahan Covid-19.

"Virus ini tidak terlihat oleh kita. Jadi, jangan anggap remeh. Jalani semua anjuran dan jaga kesehatan diri. Jika tidak ada keperluan penting, sebaiknya dirumah saja," pungkas Helfandi.(Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved