Citizen Report

Mahasiswa FK UNRI Lakukan Edukasi Virtual Community kepada Masyarakat dalam Kukerta Kerelawanan

Adapun kegiatan-kegiatan yang kami lakukan saat menjalankan KUKERTA relawan COVID-19 ini yaitu membuat virtual community untuk melakukan virtual eduka

Tribun Pekanbaru/Istimewa
Tiga Cewek Cantik Peserta Kukerta Kerelawanan UNRI Gelar Edukasi Virtual Community kepada Mahasiswa 

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZEN JOURNALISM - Nur’aina Isna Dewi Ramadhani bersama Bunga Khairunnisa Karang dan Yuliana Khairi yang dibimbing oleh salah satu dosen dari FK Unri Ibu Fifia Chandra, S.K.M., M.K.M membentuk grup relawan bernama MEDSONE yang tergabung dalam relawan COVID-19 Fakultas Kedokteran UNRI.

MEDSONE merupakan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau tahun 2020 (KUKERTA UNRI Tahun 2020) yang membentuk tim relawan guna membantu pemutusan rantai penyebaran COVID-19 di masyarakat.

KUKERTA berbasis relawan COVID-19 ini dinaungi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Riau dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Riau.       

Adapun kegiatan-kegiatan yang kami lakukan saat menjalankan KUKERTA relawan COVID-19 ini yaitu membuat virtual community untuk melakukan virtual edukasi (edukasi online) mengenai COVID-19 dan berbagai aspek pencegahannya, membuat media edukasi berupa poster digital dan video edukatif, membuat blog terkait COVID-19, menjaga posko relawan COVID-19, serta ikut menjaga Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad.

Gerakan masyarakat yang kami angkat ada dua, yaitu KACITA dan GEMESIN.

KACITA adalah gerakan cuci tangan hemat air.

Kami tertarik mengangkat tema KACITA karna ternyata di tengah pandemi ini ada banyak negara di seluruh dunia melaporkan angka kejadian krisis air bersih yang tinggi, begitu pula Indonesia.

Karena di saat-saat seperti ini kita di anjurkan untuk selalu mencuci tangan sesuai anjuran WHO. Nah, maka dari itu kami menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan KACITA. Dengan begitu semua orang dapat mencuci tangan dengan benar sekaligus dapat melindungi lingkungan dari krisis air dan dampak lainnya.

Sedangkan GEMESIN sendiri adalah gerakan menggunakan masker kain. Di tengah pandemi ini ada begitu banyak berita simpangsiur yang beredar dan membuat kepanikan dimana-mana. Banyak masyarakat yang ikut membeli masker sekali pakai dalam jumlah yang banyak.    

Maka dari itu MEDSONE menggalakkan gerakan ini agar masyarakat tahu bahwa menggunakan masker kain saja sebenarnya sudah cukup. Kami juga mengedukasi masyarakat bagaimana cara penggunaan masker kain yang baik dan benar.     

Halaman
123
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved