Dumai

Gugus Tugas Sediakan 200 Unit Alat, Lakukan Rapid Tes Massal di Pasar Kota Dumai

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, mulai melaksanakan rapid test di Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing Rabu (20/5/2020).

istimewa
Plt Kadis Dumai Jalani Rapid Test 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, mulai melaksanakan rapid test di Pasar Tradisional Bunda Sri Mersing Jalan Hasanuddin, Rabu (20/5/2020).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai, dr Syaiful‎ mengungkapkan, kegiatan Rapid tes massal itu bertujuan mendeteksi secara dini penyeberan Covid-19 di Kota Dumai.

"Ada sekitar 200 alat rapid test yang digunakan untuk pedagang, petugas pasar untuk hari ini Rabu," katanya, Rabu (20/5/2020).

Dirinya mengatakan, dari sekitar 200 alat rapid test yang di gunakan belum ditemukan adanya pedagang yang reaktif terhadap corona virus.

"Alhamdulillah, semua yang kami periksa hasilnya negatif," ucapnya.

Gubernur Riau Bersama Kapolda dan Danrem Lakukan Kunker Ke Kota Dumai, Ini Kegiatannya

Telkomsel Serahkan Bantuan Ventilator Kepada Rumah Sakit Pertamina Dumai

Syaiful menyebutkan, memang belum semua pedagang di pasar tradisional Bunda Sri Mersing yang di rapid, karena waktu memang cukup terbatas.

"Kegiatan ini akan kami lakukan secara bertahap, sampai semua pedagang di pasar tradisional bisa di test semua," tuturnya.

Dikatakanya, tim Gugus Tugas menyiapkan sekitar 1.000 alat rapid test untuk para pedagang di beberapa pasar tradisional di Kota Dumai.

"Upaya ini di nilai sangat penting, demi memutuskan mata rantai penyeberan Covid-19 di Kota Dumai," sebutnya.

Diucapkanya, deteksi dini di pasar sangat penting di lakukan untuk mengecah terjadinya klaster baru di Kota Dumai.

"Jika terjadi klaster pasar, ini akan cukup sulit untuk dilakukan tracing kontak, karena pasti pedagang tidak mengenal semua, siapa yang membeli barang dagangannya," tuturnya

Syaiful berharap tidak muncul klaster pasar di Kota Dumai sehingga kasus Covid-19 di Kota tidak meningkat.

"Kami juga meminta para pedagang untuk mengikuti anjuran pemerintah seperti sosial distancing, menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga pola hidup dan sehat," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Doni Kusuma)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved