Video Berita

Video: 1,5 Juta Kasus Virus Corona di AS, Donald Trump: Suatu Kehormatan Bagi Amerika

Presiden AS Donald Trump menyebut adalah "kehormatan" bagi negaranya setelah mencatat 1,5 juta kasus virus corona.

TRIBUNPEKANBARU.COM- Kasus pandemi virus corona di dunia masih belum mengalami tanda-tanda penurunan.

Negara seperti Rusia, Amerika Serikat, Brazil terjadi lonjakan penambahan kasus positif virus corona yang signifikan.

Bahkan Amerika Serikat mencatat rekor dengan angka positif kasus virus corona mencapai 1,5 juta kasus.

Presiden AS Donald Trump menyebut adalah "kehormatan" bagi negaranya setelah mencatat 1,5 juta kasus virus corona.

Negara itu melaporkan lebih dari 92.000 kematian karena wabah. Meski begitu, presiden 73 tahun itu menyebut bahwa dia harus tetap bangga.

"Omong-omong, ketika kalian mengatakan kami unggul (dalam kasus infeksi virus corona), itu karena kami menggelar tes lebih banyak," klaim Trump di Gedung Putih.

Dia mengaku, ketika AS menjadi episentrum wabah di dunia, dia melihat hal itu bukanlah sesuatu yang memalukan. Melainkan bukti tes mereka bekerja dengan baik.

VIDEO: Pasien Positif Covid-19 Nomor 109 di Riau Dirawat di RSD Madani Pekanbaru

"Jadi saya melihatnya sebagai kehormatan. Ya, sebuah kehormatan," jelas presiden dari Partai Republik itu dikutip Sky News Rabu (20/5/2020).

Dia menuturkan, jumlah itu merupakan bukti bahwa mereka sukses melakukan tes, dan memberikan kredit kepada setiap orang yang terlibat.

Trump juga membela diri dari kritikan pakar medis, ketika pada Senin (18/5/2020), dia mengaku meminum obat malaria untuk mencegah Covid-19.

Halaman
123
Editor: aidil wardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved